Ingin Ditakuti Musuh, Prancis Akan Perluas Persenjataan Nuklirnya
Selasa, 03 Maret 2026 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
Prancis diperkirakan memiliki kurang dari 300 hulu ledak nuklir—sekitar 13 kali lebih sedikit daripada yang dimiliki Rusia atau pun AS, menurut data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI).
Macron menguraikan apa yang disebutnya sebagai “strategi pencegahan nuklir ke depan” yang akan mencakup "penempatan situasional" senjata nuklir ke negara-negara NATO Eropa lainnya, termasuk sebagai bagian dari latihan bersama. Menurutnya, setidaknya delapan negara—Inggris, Jerman, Polandia, Belanda, Belgia, Yunani, Swedia, dan Denmark—tertarik untuk menampung senjata nuklir Prancis.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bulan lalu bahwa dia juga akan menerima senjata nuklir dari Prancis atau Inggris "dengan senang hati". Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menuduh Paris dan London merencanakan penyelundupan komponen dan teknologi senjata nuklir ke Ukraina.
Rusia telah menyatakan bahwa mereka tidak menimbulkan ancaman bagi negara Eropa mana pun. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bulan lalu bahwa Rusia akan mengarahkan senjata nuklirnya ke negara-negara yang menampung senjata nuklir yang ditujukan ke Rusia.
Macron menguraikan apa yang disebutnya sebagai “strategi pencegahan nuklir ke depan” yang akan mencakup "penempatan situasional" senjata nuklir ke negara-negara NATO Eropa lainnya, termasuk sebagai bagian dari latihan bersama. Menurutnya, setidaknya delapan negara—Inggris, Jerman, Polandia, Belanda, Belgia, Yunani, Swedia, dan Denmark—tertarik untuk menampung senjata nuklir Prancis.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bulan lalu bahwa dia juga akan menerima senjata nuklir dari Prancis atau Inggris "dengan senang hati". Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menuduh Paris dan London merencanakan penyelundupan komponen dan teknologi senjata nuklir ke Ukraina.
Rusia telah menyatakan bahwa mereka tidak menimbulkan ancaman bagi negara Eropa mana pun. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bulan lalu bahwa Rusia akan mengarahkan senjata nuklirnya ke negara-negara yang menampung senjata nuklir yang ditujukan ke Rusia.
(mas)
Lihat Juga :