IRGC Klaim Serang Kapal Induk Abraham Lincoln dengan 4 Rudal Balistik

Minggu, 01 Maret 2026 - 21:49 WIB
loading...
IRGC Klaim Serang Kapal...
IRGC klaim serang kapal induk Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik. Foto/X/@CVN_72
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk setelah serangan AS dan Israel menewaskan pemimpin tertinggi negara itu.

"Kapal induk AS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik," kata Garda dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh media lokal, dilansir Euro News. IRGC memperingatkan bahwa "darat dan laut akan semakin menjadi kuburan para agresor teroris."

USS Abraham Lincoln adalah salah satu kapal induk bertenaga nuklir Amerika, yang oleh Angkatan Laut disebut sebagai "kapal perang terbesar di dunia."

Kapal ini merupakan bagian dari sepuluh kapal induk bertenaga nuklir di AS, yang dikenal sebagai kelas Nimitz.

Kapal induk kelas Nimitz memiliki panjang 333 meter, dapat mengangkut sekitar 100.000 ton peralatan, termasuk 65 pesawat dan beberapa dudukan rudal, menurut Angkatan Laut AS.



USS Abraham Lincoln dikirim ke Teluk pada akhir Januari sebagai bagian dari apa yang disebut Presiden Donald Trump sebagai "armada" yang dipindahkan ke wilayah tersebut "untuk berjaga-jaga" karena ketegangan meningkat atas tindakan keras Iran terhadap para pengunjuk rasa yang marah tentang ekonomi negara tersebut.

Sementara itu, serangan drone Iran di pangkalan angkatan laut Abu Dhabi menyebabkan kebakaran tetapi tidak ada korban jiwa, kata Kementerian Pertahanan, saat Iran menyerang Teluk untuk hari kedua setelah gelombang serangan AS dan Israel.

“Tim khusus menanggapi insiden yang diakibatkan oleh serangan dua drone Iran terhadap gudang di Pangkalan Angkatan Laut Al Salam di Abu Dhabi. Serangan itu menyebabkan kebakaran di dua kontainer material umum, tetapi tidak ada korban jiwa,” kata kementerian tersebut.

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada hari Minggu bahwa dewan kepemimpinan sementara yang dibentuk setelah pembunuhan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah memulai pekerjaannya.

"Dewan kepemimpinan sementara telah memulai pekerjaannya...kami akan melanjutkan dengan segenap kekuatan kami di sepanjang jalan yang telah ditetapkan oleh Imam Khomeini," kata pendiri republik Islam, Pezeshkian dalam pernyataan video yang direkam dan disiarkan di televisi pemerintah.

Ia menambahkan bahwa militer republik Islam "akan menghancurkan basis-basis musuh dengan paksa."

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan kepada jaringan media yang berbasis di Qatar, Al Jazeera, pada hari Minggu bahwa pemimpin tertinggi baru akan dipilih dalam satu hingga dua hari.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved