3 Cara Sistem Pemerintahan Iran Dirancang untuk Berfungsi Tanpa Pemimpin Tertinggi

Senin, 02 Maret 2026 - 03:30 WIB
loading...
3 Cara Sistem Pemerintahan...
Sistem pemerintahan iran dirancang untuk berfungsi tanpa pemimpin tertinggi. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei merupakan pukulan besar bagi Iran, tetapi hal itu tidak secara otomatis menghasilkan perubahan rezim, dan kemungkinan besar tidak akan mempersingkat konflik.

Meskipun Khamenei adalah tokoh yang sangat berpengaruh – penguasa Iran yang tak tertandingi selama 37 tahun terakhir – sistem pemerintahan dirancang untuk terus berfungsi setelah kematiannya.

3 Cara Sistem Pemerintahan Iran Dirancang untuk Berfungsi Tanpa Pemimpin Tertinggi

1. Lembaga Politik dan Militer Melindungi Pemimpin Tertinggi

Melansir BBC, sejak revolusi 1979, Iran telah diperintah oleh para pemimpin agama Syiah, dan lembaga politik dan militernya terstruktur untuk melindungi bentuk pemerintahan ini.

2. Pemimpin Tertinggi Dipilih 88 Tokoh Agama

Sebuah sistem telah diterapkan untuk menunjuk pengganti Khamenei, sebuah pemilihan oleh badan yang terdiri dari 88 tokoh agama yang dikenal sebagai Majelis Pakar. Para ulama ini setia kepada rezim dan akan memilih seseorang yang akan melanjutkan jalan yang telah ditempuh Khamenei.

3. Garda Revolusi Menjaga Sistem Islam di Iran

Namun, lembaga terkuat Iran adalah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebuah kekuatan militer ideologis yang berpengaruh dan bertujuan untuk menjaga sistem Islam Iran. IRGC melawan AS dan Israel dan tidak akan mentolerir perbedaan pendapat di dalam negeri.

IRGC diharapkan memainkan peran penting dalam membentuk suksesi – dan memastikan bahwa pemimpin baru mana pun melindungi kepentingannya.

Dengan kematian beberapa komandan senior Iran selama serangan AS dan Israel, pertanyaannya adalah siapa tokoh militer kunci di Iran saat ini.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved