Armada Pesawat Pengisi Bahan Bakar AS Menuju Israel, Iran: Sampai Tetes Darah Terakhir

Jum'at, 27 Februari 2026 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Iran tetap mempertahankan bahwa pengayaan akan berlanjut dan program nuklirnya ditujukan untuk tujuan damai.

Peringatan Teheran


Terlepas dari nada diplomatik yang muncul dari Jenewa, para pejabat militer Iran telah mengeluarkan peringatan keras sebagai tanggapan terhadap perluasan kehadiran militer AS.

Brigadir Jenderal Ali Jahanshahi, komandan pasukan darat Iran, mengatakan tentara Iran akan tetap teguh “sampai tetes darah terakhir” melawan tindakan AS apa pun.

“Jika para pejabat Amerika mengetahui kemampuan kami yang sebenarnya, mereka tidak akan berbicara tentang perang,” ujar Jahanshahi, menambahkan setiap langkah “tidak bijaksana” oleh Washington akan memicu konfrontasi regional yang lebih luas.

Ia menggambarkan peningkatan kekuatan militer AS sebagai bagian dari tekanan psikologis dan menuduh Washington berusaha memaksa Iran memberikan konsesi.

Presiden Donald Trump baru-baru ini memberi Iran apa yang ia sebut sebagai jendela waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan, memperingatkan jika tidak, “hal-hal buruk” dapat terjadi.

Dalam pidato kenegaraannya baru-baru ini, Trump menegaskan kembali bahwa ia lebih menyukai solusi diplomatik tetapi menuduh Teheran melanjutkan ambisi nuklir dan pengembangan rudal.

Para pejabat Iran telah menggambarkan pilihan tersebut dengan tegas: dialog atau konfrontasi. Araghchi menekankan pencabutan sanksi tetap menjadi inti dari setiap kesepakatan dan mengatakan putaran pembicaraan selanjutnya akan fokus pada detail teknis di Wina.

Baca juga: Mengerikan, AI Unggulan Kerahkan Senjata Nuklir dalam 95% Simulasi Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved