Hizbullah Ancam Ikut Perang Jika Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Diserang

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:34 WIB
loading...
Hizbullah Ancam Ikut...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/anadolu
A A A
BEIRUT - Seorang pejabat Hizbullah memperingatkan kelompok tersebut dapat melakukan intervensi militer jika Amerika Serikat (AS) menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dia mengindikasikan serangan terbatas Amerika terhadap Iran tidak akan secara otomatis memicu keterlibatan Hizbullah.

Berbicara kepada AFP pada hari Rabu dengan syarat anonim, pejabat tersebut mengatakan Hizbullah tidak bermaksud terlibat dalam konflik jika aksi militer AS terhadap Iran tetap terbatas cakupannya.

“Jika serangan Amerika terhadap Iran terbatas, posisi Hizbullah adalah tidak melakukan intervensi militer,” kata pejabat itu.

Namun, ia menambahkan situasinya akan berubah jika Washington berupaya menggulingkan rezim Iran atau secara langsung menargetkan Khamenei, menggambarkan langkah tersebut sebagai “garis merah” bagi kelompok Lebanon tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Teheran tetap berkomitmen kuat mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat secepat mungkin selama putaran negosiasi saat ini.

Menurut kantor berita Iran, Mehr News Agency, Araqchi dan delegasinya berangkat dari Teheran pada hari Rabu menuju Jenewa untuk berpartisipasi dalam putaran ketiga pembicaraan nuklir Iran-Amerika yang dijadwalkan pada hari Kamis.

Baca juga: Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved