Khamenei Disebut Jalankan 'Negara dalam Negara' via Jaringan Rahasia 4.000 Orang di Iran

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:13 WIB
loading...
A A A
"Bahkan jika dia dieliminasi, Bayt sebagai sebuah institusi memungkinkan pemimpin tertinggi untuk berfungsi," kata Aarabi. "Anggaplah pemimpin tertinggi sebagai sebuah institusi, bukan hanya sebagai individu tunggal."

Laporan tersebut menempatkan Bayt di puncak hierarki kekuasaan Iran, di atas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pemerintah formal.

“Bayt adalah aparatur inti...badan pembuat kebijakan strategis yang mendorong program rudal balistik, program nuklir, [dan] destabilisasi regional,” kata Aarabi.

Implikasinya, imbuh dia, sangat signifikan bagi para pembuat kebijakan di Washington dan di seluruh kawasan, terutama karena Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan opsi untuk menghadapi program nuklir Iran dan aktivitas regionalnya.

“Menghilangkan Khamenei secara terpisah saja tidak cukup...Anda harus membongkar aparatur luas yang telah ia ciptakan,” kata Aarabi.

Sebaliknya, setiap upaya untuk melemahkan rezim tersebut akan membutuhkan penargetan struktur kelembagaan yang lebih luas di sekitar pemimpin tertinggi, bukan hanya individu di pusatnya.

"Ini melibatkan strategi komprehensif...operasi siber, sanksi, [dan] komponen militer," katanya. "Untuk setiap perubahan yang berarti di Iran...Anda harus mengejar inti kekuasaan utama dalam rezim Islam, dan itu adalah Bayt."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved