Sulit Menemukan Pekerjaan, Pria Rusia Ini Pilih Ditangkap dan Dipenjara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:12 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Dianggap Mempermalukan Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Dicabut dari Garis Suksesi

Tidak ditemukan bahan peledak, dan Oleg dengan santai mengakui bahwa ia dengan sengaja berbohong agar bisa ditangkap. Evaluasi psikiatrik menemukan bahwa ia waras dan sepenuhnya bertanggung jawab atas tindakannya.

Sesuai rencananya, ia dijebloskan ke penjara dan pengadilan baru-baru ini menjatuhkan hukuman tiga tahun dua bulan di sebuah koloni penjara, di mana ia akan menikmati setidaknya dua kali makan sehari dan tempat tinggal.

“Terdakwa menyadari bahwa ia memberikan informasi palsu tentang ledakan yang akan terjadi dan bahwa informasi ini dapat menyebabkan kepanikan, ketakutan, kecemasan, dan membahayakan keselamatan publik, dan ia bermaksud untuk melakukannya. Laporan yang dibuat dengan sengaja salah dapat menimbulkan bahaya kehilangan nyawa, kerusakan properti yang signifikan, dan konsekuensi berbahaya lainnya secara sosial,” demikian bunyi putusan pengadilan.

Menariknya, ini bukan satu-satunya kasus yang pernah kami tampilkan tentang orang-orang yang secara sukarela membiarkan diri mereka ditangkap. Beberapa tahun yang lalu, kami menulis tentang seorang pria yang mencuri agar ia bisa ditangkap karena ia tidak mampu untuk bebas, dan tentang seorang pria yang sakit dan kesepian yang memohon kepada pihak berwenang untuk mengirimnya ke penjara.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved