Hamas Akan Terima Pasukan Perdamaian Gaza, tapi Ada Syaratnya
Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
“Melatih pasukan polisi Palestina dalam kerangka nasional mereka bukanlah masalah jika tujuannya adalah untuk menjaga keamanan internal di Jalur Gaza dan menghadapi kekacauan yang ingin diciptakan oleh pendudukan dan milisinya,” tambah Qassem.
Dewan Perdamaian dibentuk setelah pemerintahan Trump, dengan mediator lama Qatar dan Mesir, menegosiasikan gencatan senjata pada bulan Oktober untuk menghentikan perang dahsyat selama dua tahun antara Israel dan Hamas di Gaza.
Sementara, itu, puluhan ribu jamaah melaksanakan salat Jumat pertama Ramadan tahun ini di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem timur yang dianeksasi Israel, tanpa insiden berarti yang dilaporkan oleh polisi Israel.
Banyak orang memasuki Kota Tua Yerusalem melalui Gerbang Damaskus untuk mencapai masjid, situs tersuci ketiga dalam Islam, dengan ratusan orang menuju ke arah yang sama di bawah pengawasan ketat polisi Israel.
Ribuan orang berdiri berdesakan di kompleks masjid saat lantunan doa bergema melalui pengeras suara, bersujud di atas sajadah di bawah langit cerah dengan punggung menghadap kubah emas ikonik masjid.
Meskipun sebagian besar jamaah tinggal di Yerusalem timur atau Israel, beberapa orang melewati pos pemeriksaan Israel untuk mencapai masjid dari Tepi Barat yang diduduki, termasuk di Qalandia, titik jalur utama antara Yerusalem dan Ramallah.
Waqf Islam, badan yang dikelola Yordania yang mengelola situs tersebut, melaporkan bahwa 80.000 jamaah datang ke kompleks tersebut untuk salat.
Dewan Perdamaian dibentuk setelah pemerintahan Trump, dengan mediator lama Qatar dan Mesir, menegosiasikan gencatan senjata pada bulan Oktober untuk menghentikan perang dahsyat selama dua tahun antara Israel dan Hamas di Gaza.
Sementara, itu, puluhan ribu jamaah melaksanakan salat Jumat pertama Ramadan tahun ini di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem timur yang dianeksasi Israel, tanpa insiden berarti yang dilaporkan oleh polisi Israel.
Banyak orang memasuki Kota Tua Yerusalem melalui Gerbang Damaskus untuk mencapai masjid, situs tersuci ketiga dalam Islam, dengan ratusan orang menuju ke arah yang sama di bawah pengawasan ketat polisi Israel.
Ribuan orang berdiri berdesakan di kompleks masjid saat lantunan doa bergema melalui pengeras suara, bersujud di atas sajadah di bawah langit cerah dengan punggung menghadap kubah emas ikonik masjid.
Meskipun sebagian besar jamaah tinggal di Yerusalem timur atau Israel, beberapa orang melewati pos pemeriksaan Israel untuk mencapai masjid dari Tepi Barat yang diduduki, termasuk di Qalandia, titik jalur utama antara Yerusalem dan Ramallah.
Waqf Islam, badan yang dikelola Yordania yang mengelola situs tersebut, melaporkan bahwa 80.000 jamaah datang ke kompleks tersebut untuk salat.
Lihat Juga :