Hamas Akan Terima Pasukan Perdamaian Gaza, tapi Ada Syaratnya

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:12 WIB
loading...
Hamas Akan Terima Pasukan...
Hamas akan terima pasukan perdamaian Gaza. Foto/File SindoNews
A A A
GAZA - Juru bicara Hamas , Hazem Qassem, mengatakan kepada AFP pada hari Jumat bahwa kelompok Palestina tersebut terbuka terhadap pasukan penjaga perdamaian internasional di Gaza, tetapi menolak campur tangan apa pun dalam “urusan internal” wilayah tersebut.

Pada pertemuan perdana “Dewan Perdamaian” Presiden AS Donald Trump di Washington pada hari Kamis, diumumkan bahwa sejumlah negara akan mengirimkan pasukan ke Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang baru dibentuk untuk Gaza.

Maroko mengumumkan kesediaannya untuk mengirim polisi serta tentara ke Pasukan Keamanan Dalam Negeri (ISF), sementara komandan pasukan Amerika, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, mengatakan bahwa Albania, Indonesia, Kazakhstan, dan Kosovo juga berkomitmen untuk mengirim pasukan.

“Posisi kami mengenai pasukan internasional sudah jelas,” kata juru bicara Hamas, Qassem, kepada AFP.

Baca Juga: 3 Cara AS Membunuh Khamenei, dari Rudal Jarak Jauh hingga Mengandalkan Intelijen Israel

“Kami menginginkan pasukan penjaga perdamaian yang memantau gencatan senjata, memastikan pelaksanaannya, dan bertindak sebagai penyangga antara tentara pendudukan dan rakyat kami di Jalur Gaza, tanpa mencampuri urusan internal Gaza.”

ISF bertujuan untuk memiliki 20.000 tentara, serta pasukan polisi baru. Indonesia telah menyatakan kesediaannya untuk mengirim hingga 8.000 tentara.

Nickolay Mladenov, yang ditunjuk sebagai perwakilan tinggi untuk Gaza oleh Amerika Serikat, mengumumkan pada pertemuan Dewan Perdamaian dimulainya perekrutan untuk pasukan polisi pasca-Hamas di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Tragis! Di Bali, Pria...
Tragis! Di Bali, Pria Tewas Dikeroyok Hanya Gara-gara Dituduh Curi Ayam
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Infografis
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu hadapi Usul Penencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved