Terungkap, Board of Peace Akan Bangun Pangkalan Militer Besar di Gaza
Jum'at, 20 Februari 2026 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan konstruksi internasional dilaporkan telah didatangkan untuk memeriksa lokasi tersebut.
Sumber yang dekat dengan perencanaan tersebut mengatakan kepada The Guardian bahwa sekelompok kecil penawar— perusahaan konstruksi internasional dengan pengalaman di zona perang—telah diperlihatkan area tersebut dalam kunjungan lapangan.
ISF yang diusulkan bersifat multinasional. Indonesia sendiri telah menawarkan hingga 8.000 tentara, sementara lebih dari 20 negara telah bergabung dengan inisiatif BoP.
Dewan Keamanan PBB mengesahkan pembentukan ISF, dengan memberikan tanggung jawab yang jauh melampaui tugas menjaga perdamaian.
Menurut laporan The Guardian, ISF akan ditugaskan untuk mengamankan perbatasan Gaza dan menjaga perdamaian di wilayah tersebut melindungi warga sipil, serta melatih dan mendukung pasukan polisi Palestina yang telah diverifikasi.
Namun, pertanyaan operasional penting tetap belum terjawab, termasuk apa yang akan dilakukan ISF selama pengeboman Israel atau konfrontasi bersenjata yang kembali terjadi.
Struktur otoritas pemerintahan juga menuai kritik. Meskipun disajikan sebagai badan internasional, para ahli hukum mempertanyakan independensinya.
Profesor hukum Universitas Rutgers, Adil Haque, mengatakan: “Dewan Perdamaian adalah semacam fiksi hukum, secara nominal dengan kepribadian hukum internasionalnya sendiri yang terpisah dari PBB dan Amerika Serikat, tetapi pada kenyataannya hanyalah cangkang kosong yang dapat digunakan Amerika Serikat sesuai keinginannya.”
Sumber yang dekat dengan perencanaan tersebut mengatakan kepada The Guardian bahwa sekelompok kecil penawar— perusahaan konstruksi internasional dengan pengalaman di zona perang—telah diperlihatkan area tersebut dalam kunjungan lapangan.
ISF yang diusulkan bersifat multinasional. Indonesia sendiri telah menawarkan hingga 8.000 tentara, sementara lebih dari 20 negara telah bergabung dengan inisiatif BoP.
Dewan Keamanan PBB mengesahkan pembentukan ISF, dengan memberikan tanggung jawab yang jauh melampaui tugas menjaga perdamaian.
Menurut laporan The Guardian, ISF akan ditugaskan untuk mengamankan perbatasan Gaza dan menjaga perdamaian di wilayah tersebut melindungi warga sipil, serta melatih dan mendukung pasukan polisi Palestina yang telah diverifikasi.
Namun, pertanyaan operasional penting tetap belum terjawab, termasuk apa yang akan dilakukan ISF selama pengeboman Israel atau konfrontasi bersenjata yang kembali terjadi.
Struktur otoritas pemerintahan juga menuai kritik. Meskipun disajikan sebagai badan internasional, para ahli hukum mempertanyakan independensinya.
Profesor hukum Universitas Rutgers, Adil Haque, mengatakan: “Dewan Perdamaian adalah semacam fiksi hukum, secara nominal dengan kepribadian hukum internasionalnya sendiri yang terpisah dari PBB dan Amerika Serikat, tetapi pada kenyataannya hanyalah cangkang kosong yang dapat digunakan Amerika Serikat sesuai keinginannya.”
Lihat Juga :