Terungkap, Board of Peace Akan Bangun Pangkalan Militer Besar di Gaza

Jum'at, 20 Februari 2026 - 11:50 WIB
loading...
Terungkap, Board of...
Dokumen kontrak mengungkap bahwa Board of Peace yang dibentuk Presiden AS Donald Trump akan membangun pangkalan militer besar di Gaza. Foto/UNICEF/Hassan Islyeh
A A A
GAZA - Sebuah dokumen kontrak yang terkait dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk dan dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap bahwa BoP akan membangun pangkalan militer besar di Gaza, Palestina.

Menurut dokumen tersebut, pangkalan militer itu nantinya berkapasitas 5.000 orang yang mencakup area lebih dari 350 hektare di Gaza selatan.

Baca Juga: Media Israel: Indonesia Akan Jadi Negara Pertama yang Kerahkan Tentara ke Gaza

Pangkalan tersebut akan menampung International Stabilization Force (Pasukan Stabilisasi Internasional) multinasional yang dibentuk di bawah BoP. Rencana itu juga mencakup menara pengawas, bunker, lapangan tembak, dan perimeter berpagar dengan kawat berduri.

PBB telah mengesahkan ISF, tetapi para kritikus mengatakan bahwa pemerintahan secara efektif tetap berada di bawah kepemimpinan AS.

Para ahli hukum dan pejabat Palestina memperingatkan bahwa proyek tersebut dapat dianggap sebagai pendudukan tanpa persetujuan Palestina.

Sebuah Enklave Militer Asing


Laporan The Guardian, yang mengutip dokumen kontrak, melaporkan pada Jumat (20/2/2026) bahwa pemerintahan Trump berencana untuk membangun instalasi militer yang dimaksudkan untuk berfungsi sebagai pusat operasional ISF di Gaza di masa depan.

Menurut laporan tersebut, pos terdepan akan dibangun secara bertahap dan pada akhirnya akan membentang sekitar 1.400 kali 1.100 meter, dikelilingi oleh 26 menara pengawas lapis baja yang dipasang di trailer, lapangan tembak senjata ringan, bunker, dan gudang untuk peralatan militer untuk operasi, dengan seluruh lokasi dikelilingi kawat berduri.

Lokasi tersebut digambarkan sebagai lanskap yang hancur di Gaza selatan."Bentangan dataran kering...dipenuhi dengan logam bengkok akibat pengeboman Israel selama bertahun-tahun," tulis The Guardian dalam laporannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Gunung Sampah Longsor...
Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas
Rekomendasi
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved