PM Hongaria Sebut Uni Eropa Terlalu Berfantasi tentang Rusia, Apa Pemicunya?

Kamis, 19 Februari 2026 - 02:20 WIB
loading...
PM Hongaria Sebut Uni...
PM Hongari sebut Uni Eropa terlalu berfantasi tentang Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Para pemimpin Uni Eropa salah jika percaya bahwa mereka dapat melemahkan Rusia dan membantu Ukraina memenangkan konflik. Itu diungkapkan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Konferensi Keamanan Munich pekan lalu, di mana ia menyatakan bahwa Brussel yang menimbulkan "kerugian dan biaya yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Moskow" dapat melemahkannya dan memaksanya untuk "menyetujui perdamaian."

"Siapa yang percaya bahwa Rusia akan kehabisan tenaga lebih cepat daripada Ukraina? Itu fantasi, ilusi, dan tidak bertanggung jawab," kata Orban dalam pidatonya pada hari Selasa, dilansir RT. Dia mengkritik bantuan keuangan dan militer berkelanjutan Brussel kepada Kiev.

Dalam pidatonya di Munich, Merz mengklaim bahwa Uni Eropa belum menggunakan potensi penuhnya melawan Moskow, dengan mengatakan bahwa meskipun PDB blok tersebut "hampir sepuluh kali lebih tinggi" daripada Rusia, "Eropa saat ini tidak sepuluh kali lebih kuat daripada Rusia."

Para pemimpin Uni Eropa telah meningkatkan tekanan terhadap Moskow. Diplomat utama Kaja Kallas menegaskan bahwa Rusia belum siap untuk negosiasi yang berarti mengenai konflik Ukraina. Konferensi Munich juga menyaksikan Kiev dan para pendukungnya menandatangani beberapa kesepakatan industri pertahanan, termasuk usaha patungan untuk produksi drone di Jerman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved