Dibayangi Kasus Korupsi, Popularitas Presiden Ukraina Kian Pudar

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:25 WIB
loading...
A A A
Mengenakan kaos militer hijau kasual, ia berpidato kepada bangsa dalam serangkaian video yang direkam sendiri dan dipublikasikan di media sosial.

Pidatonya yang penuh semangat mendesak warga Ukraina untuk mengangkat senjata, dan penolakannya untuk meninggalkan Ukraina, meskipun ada peringatan dari Amerika Serikat, membuatnya dipuji di dalam dan luar negeri.

Peringkat persetujuannya meroket, mencapai 91 persen dalam beberapa minggu pertama invasi.

Beberapa minggu sebelum invasi skala penuh, mereka yang sebelumnya mengkritik presiden, berubah pikiran dalam beberapa minggu pertama.

Mykhail Hontarenko, dari Odesa, mengatakan kepada Al Jazeera saat itu bahwa ia mulai menyukai Zelenskyy, yang dilihatnya sebagai seorang penghibur berpengalaman yang tiba-tiba terjerumus ke dalam pengalaman yang membuatnya menunjukkan emosi yang tulus. “Saya rasa dia tidak sedang berakting sekarang; dia takut,” katanya.

3. Bagian dari Kalangan Elite

Namun, sejak saat itu, presiden Ukraina menghabiskan lebih sedikit waktu di jalanan dan lebih banyak waktu di Istana Kepresidenan dan dalam perjalanan diplomatik saat ia berupaya menggalang dukungan internasional.

Dalam survei bulan Desember, Institut Sosiologi Internasional Kyiv menemukan bahwa sementara 61 persen warga Ukraina mempercayai Zelenskyy, 32 persen tidak.

Beberapa orang percaya bahwa ia akan kesulitan untuk terpilih kembali dalam pemilihan pasca-perang.

Dickinson mengatakan ini sebagian disebabkan oleh skandal korupsi yang melibatkan rekan-rekannya dan persepsi bahwa ia memusatkan kekuasaan dan menggunakan kondisi perang untuk memperluas otoritas presiden.

Zelenskyy menghadapi tekanan yang semakin besar dari Washington untuk menyelenggarakan pemilihan nasional pada tahun 2026, tetapi hal itu akan membutuhkan perubahan hukum dan konstitusional di bawah aturan darurat militer masa perang negara tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, Zelenskyy menyatakan bahwa ia "siap" untuk mengadakan pemilihan – selama Washington dan, mungkin, Brussel dapat menjamin keamanannya.

Pada akhir tahun 2025, Ukraina diguncang oleh skandal korupsi besar, yang memicu penggeledahan dan penangkapan yang melibatkan tokoh-tokoh senior dan memicu pengawasan terhadap lingkaran dalam Zelenskyy, termasuk kepala staf lama Andriy Yermak, yang mengundurkan diri.

“Warga Ukraina memang sangat sinis dalam hal korupsi politik, jadi itu adalah citra yang buruk baginya karena teman-teman pribadinya yang telah ia tunjuk untuk menduduki posisi senior terlibat dalam skandal,” kata Dickinson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved