Pejabat Zionis Israel Waswas Mesir dan Turki Ikut-ikutan Kembangkan Senjata Nuklir

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:26 WIB
loading...
Pejabat Zionis Israel...
Pejabat Israel khawatir Mesir dan Turki ikut-ikutan mengembangkan senjata nuklir secara diam-diam. Foto/Wikipedia
A A A
TEL AVIV - Seorang pejabat Zionis Israel mendesak pemerintah Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu waspada atas apa yang dia gambarkan sebagai kemungkinan ambisi nuklir di antara kekuatan regional, termasuk Mesir dan Turki.

Yuval Steinitz, ketua dewan direksi Rafael Advanced Defence Systems, sebuah perusahaan teknologi pertahanan dan militer milik negara Israel, mengatakan Israel sedang mempersiapkan kemungkinan bahwa negosiasi Amerika Serikat (AS) dengan Iran dapat runtuh dan konflik meningkat. Namun, dia menekankan apa yang disebutnya sebagai "risiko regional yang lebih luas".

Baca Juga: Pangeran Arab Saudi: Zionis Ingin Wujudkan Israel Raya dari Nil hingga Eufrat

Pernyataan Steinitz muncul di tengah ketegangan yang terus berlanjut atas program nuklir Iran, menjelang dimulainya kembali perundingan antara Washington dan Teheran di Jenewa pada hari Selasa (17/2/2026). Masih ada kekhawatiran bahwa Amerika Serikat dapat melakukan serangan militer terhadap Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Yedioth Ahronoth, Steinitz mengatakan: “Negara seperti Israel harus mengkhawatirkan segalanya, dan kita harus memantau dengan cermat negara-negara lain di Timur Tengah, seperti Mesir dan Turki, untuk memastikan mereka tidak secara diam-diam mengembangkan senjata nuklir.”

Dia menegaskan kembali posisi Israel yang telah lama dipegang bahwa Iran yang bersenjata nuklir akan menimbulkan ancaman yang lebih besar daripada persenjataan rudal yang dimilikinya saat ini.

“Saya lebih memilih hidup di bawah ancaman 10.000 rudal balistik daripada di bawah ancaman satu bom nuklir,” katanya, merujuk pada Iran.

Steinitz juga mengatakan bahwa sistem pertahanan udara berlapis Israel akan mencegat setiap serangan.

Dia menambahkan bahwa dia mengharapkan Amerika Serikat akan memainkan peran operasional yang lebih besar dalam konflik di masa depan, dengan menunjuk pada pangkalan udara AS di dekat Iran dan kapal induk yang dapat membantu menargetkan sistem rudal musuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Rincian Kesepakatan...
Rincian Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved