Israel Intensifkan Pencaplokan Tepi Barat, Arab Saudi Marah Besar!

Senin, 16 Februari 2026 - 20:25 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang akan menghadapi pemilihan umum akhir tahun ini, menganggap pembentukan negara Palestina sebagai ancaman keamanan.

Koalisi yang berkuasa, yang memiliki basis pemilih besar di permukiman, mencakup banyak anggota yang menginginkan Israel untuk mencaplok Tepi Barat, tanah yang direbut dalam perang Timur Tengah 1967 yang oleh Israel disebut-sebut memiliki ikatan alkitabiah dan historis.

Baca Juga: Selain Gelontorkan Rp84 Triliun, BoP Kirim Ribuan Tentara ke Gaza

Para menteri memberikan suara mendukung dimulainya proses pendaftaran tanah untuk pertama kalinya sejak 1967, seminggu setelah menyetujui serangkaian langkah lain di Tepi Barat yang menuai kecaman internasional.

“Kita melanjutkan revolusi pemukiman dan memperkuat cengkeraman kita di seluruh wilayah kita,” kata Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich, dilansir Al Arabiya.

Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan pendaftaran tanah adalah langkah keamanan yang vital, sementara kabinet mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu adalah “tanggapan yang tepat terhadap proses pendaftaran tanah ilegal yang dipromosikan oleh Otoritas Palestina.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved