Israel Intensifkan Pencaplokan Tepi Barat, Arab Saudi Marah Besar!
Senin, 16 Februari 2026 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian luar negeri mengatakan langkah tersebut akan meningkatkan transparansi dan membantu menyelesaikan sengketa tanah.
Kepresidenan Palestina mengutuk langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa itu merupakan “aneksasi de facto wilayah Palestina yang diduduki dan deklarasi dimulainya rencana aneksasi yang bertujuan untuk memperkuat pendudukan melalui aktivitas pemukiman ilegal.”
Lembaga pengawas pemukiman Israel, Peace Now, mengatakan bahwa langkah tersebut dapat menyebabkan pengusiran warga Palestina dari hingga setengah wilayah Tepi Barat.
Presiden AS Donald Trump telah menolak aneksasi Tepi Barat oleh Israel, tetapi pemerintahannya tidak berupaya untuk mengekang percepatan pembangunan pemukiman Israel.
Mahkamah tertinggi PBB dalam opini penasihat yang tidak mengikat pada tahun 2024 menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah dan pemukiman Palestina di sana adalah ilegal dan harus diakhiri sesegera mungkin. Israel membantah pandangan ini.
Kepresidenan Palestina mengutuk langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa itu merupakan “aneksasi de facto wilayah Palestina yang diduduki dan deklarasi dimulainya rencana aneksasi yang bertujuan untuk memperkuat pendudukan melalui aktivitas pemukiman ilegal.”
Lembaga pengawas pemukiman Israel, Peace Now, mengatakan bahwa langkah tersebut dapat menyebabkan pengusiran warga Palestina dari hingga setengah wilayah Tepi Barat.
Presiden AS Donald Trump telah menolak aneksasi Tepi Barat oleh Israel, tetapi pemerintahannya tidak berupaya untuk mengekang percepatan pembangunan pemukiman Israel.
Mahkamah tertinggi PBB dalam opini penasihat yang tidak mengikat pada tahun 2024 menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah dan pemukiman Palestina di sana adalah ilegal dan harus diakhiri sesegera mungkin. Israel membantah pandangan ini.
(ahm)
Lihat Juga :