Palestina Tak Mau Berdamai dengan Israel, Ini 4 Motifnya

Senin, 16 Februari 2026 - 14:39 WIB
loading...
A A A
“Kita masih melihat bahwa kita belum memiliki gencatan senjata yang lengkap. Kita memiliki gencatan senjata parsial. Bantuan kemanusiaan tidak sampai ke tempat yang dibutuhkan. Penyeberangan perbatasan Rafah sebagian dibuka,” tambahnya, seraya mencatat bahwa langkah-langkah tambahan diperlukan untuk transisi yang lancar.

Baca Juga: 4 Shio Paling Beruntung di Tahun Kuda Api

3. Israel Tak Ingin Perdamaian

Shahin menganjurkan langkah-langkah global yang lebih kuat dan merujuk pada struktur hukum dan diplomatik saat ini.

“Yang kami inginkan adalah agar dunia berdiri dan berkata, ‘Lihat, sudah cukup. Hukum internasional sangat jelas,’” katanya, merujuk pada putusan internasional dan resolusi PBB yang menyatakan pemukiman dan pendudukan ilegal.

Shahin menyatakan bahwa serangan-serangan baru-baru ini menekankan pandangannya bahwa Israel "tidak menginginkan perdamaian," dan menunjukkan bahwa jika Israel benar-benar menginginkan perdamaian, mereka akan berhenti melanggar hukum internasional dan hak-hak Palestina.

4. Israel Melegalkan Kriminalitas

Sebaliknya, ia menyatakan bahwa Israel terus melakukan "tindakan kolonialisme aneksasi" dan bertujuan untuk "melegalkan kriminalitas."

Ia menyerukan kepada komunitas global untuk menyatakan "cukup sudah" dan menegakkan hukum internasional, termasuk putusan Mahkamah Internasional (ICJ) dan Resolusi PBB 2334, yang menurutnya menyatakan pemukiman dan pendudukan sebagai tindakan ilegal.

Ketika ditanya tentang seruannya kepada Jerman dan Finlandia untuk bergabung dengan negara-negara Eropa lainnya dalam pengakuan negara Palestina, ia berkata, "Mereka akan mempertimbangkannya pada waktu yang tepat. Visi pengakuan itu ada, tetapi mereka perlu bergerak ke arah itu sesuai dengan kenyamanan mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved