Palestina Tak Mau Berdamai dengan Israel, Ini 4 Motifnya

Senin, 16 Februari 2026 - 14:39 WIB
loading...
A A A
"Tetapi bagi saya, masalahnya sangat jelas. Jika Anda adalah pendukung solusi dua negara, jika Anda percaya pada hukum internasional, jika Anda ingin mematuhi hukum internasional, Anda perlu mengakui, karena tidak ada alasan sama sekali untuk tidak mengakui," tambahnya.

Pada hari Minggu, rezim Israel menyetujui rencana untuk mendaftarkan sebagian besar wilayah Tepi Barat yang diduduki sebagai "milik negara," menandai tindakan pertama semacam ini sejak Israel mengambil alih wilayah tersebut pada tahun 1967.

Menurut Perjanjian Oslo II yang ditandatangani pada tahun 1995, Area A di Tepi Barat sepenuhnya dikendalikan oleh Palestina, Area B memiliki pemerintahan sipil Palestina dengan pengawasan Israel, dan Area C, yang mencakup sekitar 61% dari Tepi Barat, sepenuhnya dikendalikan oleh rezim Israel.

Langkah terbaru ini merupakan bagian dari serangkaian keputusan oleh apa yang disebut Kabinet Keamanan Israel pekan lalu, yang dimaksudkan untuk meningkatkan pembangunan pemukiman ilegal dan meningkatkan dominasi Tel Aviv atas Tepi Barat yang diduduki.

Media Israel melaporkan bahwa tindakan tersebut melibatkan pencabutan undang-undang yang melarang penjualan tanah di Tepi Barat kepada pemukim ilegal Israel, membuka dokumen kepemilikan tanah, dan mentransfer kendali izin pembangunan di area pemukiman dekat al-Khalil dari kotamadya Palestina ke administrasi sipil Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved