50.632 Tentara Israel Memiliki Kewarganegaraan Ganda, Ada Apa Gerangan?
Senin, 16 Februari 2026 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Perkiraan media Israel menempatkan jumlah tentara aktif sekitar 170.000, dengan sekitar 400.000-460.000 pasukan cadangan terdaftar.
Sebelumnya, lebih dari 2.000 warga negara Inggris bertugas di militer Israel selama genosida di Gaza, menurut data baru yang diterbitkan oleh Declassified UK.
Media investigasi tersebut melaporkan bahwa angka-angka yang diperoleh melalui permintaan Informasi Publik yang diajukan kepada militer Israel menunjukkan bahwa 1.686 warga negara ganda Inggris-Israel dan 383 individu lainnya yang memegang kewarganegaraan Inggris, Israel, dan setidaknya satu kewarganegaraan tambahan bertugas di Angkatan Pertahanan Israel (IDF) pada Maret 2025. Total gabungan mencapai 2.069 warga negara Inggris.
Baca Juga: Sekjen NATO Klaim Mampu Berbicara dengan Anjing
Kontingen Inggris merupakan bagian dari kelompok warga negara asing yang jauh lebih besar yang bertugas di militer Israel. Data menunjukkan bahwa 43.194 warga negara ganda dan 3.913 warga negara multinasional terdaftar di IDF, yang berjumlah 47.107 tentara yang memegang kewarganegaraan Israel bersama dengan setidaknya satu kewarganegaraan lain.
Kelompok terbesar berasal dari AS, dengan 12.135 warga negara ganda AS-Israel dan 1.207 warga negara multinasional AS — total 13.342 warga Amerika. Prancis menyusul dengan 6.127 warga negara ganda dan 337 warga negara multinasional. Jumlah yang signifikan juga tercatat dari Rusia (5.067), Jerman (3.901), Ukraina (3.210), Rumania (1.675) dan Polandia (1.668).
Temuan ini telah memicu seruan baru kepada otoritas Inggris untuk memeriksa apakah warga negara Inggris yang bertugas di IDF terlibat dalam pelanggaran hukum internasional selama serangan kampanye militer Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan menjadi subjek proses di Mahkamah Internasional (ICJ) untuk genosida.
Sebelumnya, lebih dari 2.000 warga negara Inggris bertugas di militer Israel selama genosida di Gaza, menurut data baru yang diterbitkan oleh Declassified UK.
Media investigasi tersebut melaporkan bahwa angka-angka yang diperoleh melalui permintaan Informasi Publik yang diajukan kepada militer Israel menunjukkan bahwa 1.686 warga negara ganda Inggris-Israel dan 383 individu lainnya yang memegang kewarganegaraan Inggris, Israel, dan setidaknya satu kewarganegaraan tambahan bertugas di Angkatan Pertahanan Israel (IDF) pada Maret 2025. Total gabungan mencapai 2.069 warga negara Inggris.
Baca Juga: Sekjen NATO Klaim Mampu Berbicara dengan Anjing
Kontingen Inggris merupakan bagian dari kelompok warga negara asing yang jauh lebih besar yang bertugas di militer Israel. Data menunjukkan bahwa 43.194 warga negara ganda dan 3.913 warga negara multinasional terdaftar di IDF, yang berjumlah 47.107 tentara yang memegang kewarganegaraan Israel bersama dengan setidaknya satu kewarganegaraan lain.
Kelompok terbesar berasal dari AS, dengan 12.135 warga negara ganda AS-Israel dan 1.207 warga negara multinasional AS — total 13.342 warga Amerika. Prancis menyusul dengan 6.127 warga negara ganda dan 337 warga negara multinasional. Jumlah yang signifikan juga tercatat dari Rusia (5.067), Jerman (3.901), Ukraina (3.210), Rumania (1.675) dan Polandia (1.668).
Temuan ini telah memicu seruan baru kepada otoritas Inggris untuk memeriksa apakah warga negara Inggris yang bertugas di IDF terlibat dalam pelanggaran hukum internasional selama serangan kampanye militer Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan menjadi subjek proses di Mahkamah Internasional (ICJ) untuk genosida.
Lihat Juga :