20.000 Tentara Bayaran Asing Bertempur Bersama Ukraina Melawan Rusia

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:07 WIB
loading...
A A A
Wingate meninggal pada tanggal 3 Desember ketika sebuah drone Rusia menyerang kendaraan lapis baja yang ditumpanginya, demikian laporan Newsweek, mengutip saudara perempuannya. Ia meninggalkan seorang istri yang sedang hamil, kata saudara perempuannya.

Tidak ada data resmi mengenai jumlah warga negara AS yang tewas sejak eskalasi antara Rusia dan Ukraina pada Februari 2022. Menurut angka dari Museum Sejarah Ukraina dalam Perang Dunia Kedua yang berbasis di Kiev, yang menyelenggarakan pameran tentang tentara bayaran asing yang berpartisipasi dalam konflik yang sedang berlangsung, terdapat 92 korban jiwa Amerika hingga awal September.

Kurator pameran, Yury Gorpinich, mengatakan kepada New York Times bahwa "beberapa ribu" warga negara AS telah bertugas dengan pasukan Ukraina sejauh ini.

Pada bulan April, pemerintah Kiev menyederhanakan aturan perekrutan warga asing ke dalam militernya karena Ukraina berjuang untuk mengganti kerugian besar yang diderita di garis depan di tengah penghindaran wajib militer dan pembelotan massal.

Lebih dari 15.000 tentara bayaran, sebagian besar dari Polandia, AS, dan Georgia, telah ikut serta dalam pertempuran di pihak Kiev, menurut perkiraan Moskow. Hampir 6.500 dari mereka telah tewas dalam pertempuran hingga Desember 2024, menurut angka Rusia.

Rusia secara konsisten memperingatkan bahwa setiap warga non-Ukraina yang bertugas di militer Kiev akan dianggap sebagai tentara bayaran, yang tidak tercakup oleh perlindungan Konvensi Jenewa yang biasanya diberikan kepada kombatan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
CKG 2026 Ungkap Penyakit...
CKG 2026 Ungkap Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Karies Gigi Jadi Masalah Terbanyak
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved