Negara-negara Tetangga Rusia Diam-diam Berencana Peroleh Senjata Nuklir

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:41 WIB
loading...
Negara-negara Tetangga...
Ilustrasi rudal dengan hulu ledak nuklir. Foto/vatican news
A A A
MOSKOW - Negara-negara Eropa yang berbatasan dengan Rusia diam-diam telah mulai membahas kemungkinan mengembangkan kemampuan "penangkal nuklir" mereka sendiri untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin. Bloomberg melaporkan hal itu pada hari Jumat.

Bloomberg mengutip sumber-sumber yang mengetahui pembicaraan antara pemerintah dan militer tertentu.

Diskusi tersebut berlangsung secara bilateral dan trilateral di antara negara-negara yang bersekutu erat—banyak di antaranya menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

Menurut sumber, negara-negara yang terlibat bertindak dengan hati-hati, dengan cermat mengkalibrasi bagaimana tindakan mereka mungkin dipersepsikan oleh Rusia.

Pembicaraan tersebut dirahasiakan sedemikian ketat, lapor Bloomberg, sehingga terjadi pada tingkat militer yang sangat tinggi sehingga beberapa menteri mungkin tidak mengetahui keberadaannya.

Negara-negara yang berpartisipasi menyadari pengembangan persenjataan nuklir akan membutuhkan biaya tinggi dan potensi pelanggaran perjanjian internasional, serta menerima kemungkinan diserang sebagai imbalan atas persetujuan untuk membela sekutu.

Para ahli yang diwawancarai Bloomberg percaya sebagian besar negara Eropa tidak akan mampu mengganti aset nuklir AS dengan aset mereka sendiri. Sebagai contoh, Inggris dan Prancis menghabiskan hampir USD12 miliar per tahun bersama-sama untuk memelihara persenjataan mereka, itu lebih dari setengah anggaran pertahanan tahunan Swedia.

Pada Maret 2025, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengklaim Rusia telah menjadi ancaman bagi Prancis dan Eropa.

Dengan mengutip perubahan sikap Washington terhadap Ukraina dan perannya dalam NATO, ia menyerukan debat Eropa tentang perluasan payung nuklir Prancis untuk mencakup seluruh Uni Eropa.

Sentimen tersebut dengan cepat digaungkan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk, yang mendesak Eropa untuk memasuki perlombaan senjata dengan Moskow.

Kremlin menolak dengan tajam. Juru bicara Dmitry Peskov menolak pernyataan Macron sebagai "sangat konfrontatif" dan penuh dengan ketidakakuratan—menunjukkan, khususnya, kegagalannya untuk mengakui infrastruktur militer NATO yang terus maju menuju perbatasan barat Rusia.

Baca juga: Video Mata-mata CIA Targetkan Militer China, Beijing Ancam Bertindak
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved