Langka, AS Kumpulkan Kepala Militer 34 Negara di Washington, Ada Apa?

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Para ajudan Jenderal Caine dan pejabat militer AS lainnya menggambarkan pertemuan pada hari Rabu sebagai upaya memperkuat kerja sama keamanan di antara mitra regional, tetapi pertemuan ini terjadi pada saat yang genting bagi hubungan Washington dengan negara-negara tetangganya serta sekutu di Eropa.

Ketegangan meningkat akibat serangan komando AS di Venezuela dan perdebatan sengit baru-baru ini antara Trump dan sekutu Eropa mengenai masa depan Greenland.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan pidato yang tegas di Davos, Swiss, bulan lalu yang menggambarkan berakhirnya era yang didukung oleh hegemoni AS. Dia menyebut fase saat ini sebagai "keretakan".

Amerika Serikat meningkatkan tekanan pada Meksiko untuk mengizinkan pasukan militer Amerika atau pun CIA memasuki wilayah tersebut. Menurut pejabat AS, para petugas akan melakukan operasi gabungan untuk membongkar laboratorium fentanyl di dalam negeri. Dorongan ini muncul ketika Presiden Trump mendesak pemerintah Meksiko memberikan peran yang lebih besar kepada Amerika Serikat dalam perang melawan kartel narkoba yang memproduksi fentanyl dan menyelundupkannya ke Amerika Serikat.

Bulan lalu juga terjadi peningkatan ketegangan dan kemudian meredanya perebutan Greenland. Trump mengatakan Amerika Serikat membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional.

Setelah mengancam akan merebut pulau itu dengan paksa, dia memberi sinyal bahwa dia terbuka untuk kompromi. Bahkan, para pemimpin militer NATO diperkirakan akan membahas kemungkinan misi Arktik akhir pekan ini.

Setelah konferensi di Washington, staf Kepala Staf Gabungan merilis pernyataan pada Rabu malam yang mengatakan bahwa para pejabat militer yang berkumpul telah membahas “tantangan keamanan regional bersama” seperti organisasi kriminal transnasional dan perdagangan narkoba. Pernyataan itu juga mengatakan bahwa Jenderal Caine telah berbicara tentang membangun kepercayaan dan “bekerja sama untuk memajukan keamanan kolektif di seluruh belahan bumi” dengan rekan-rekannya di Amerika.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved