Bubarkan Salat saat Demo , Polisi Australia Dituntut Minta Maaf kepada Umat Muslim

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:28 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 5 Negara Eropa Ini Akan Beri Insentif bagi Orang Asing yang Mau Jadi Penduduknya

Ditanya tentang insiden di mana seorang anak laki-laki berusia 16 tahun, Nedal, diduga didorong ke tanah, ditendang, dan ditahan oleh polisi sebelum dibebaskan tanpa dakwaan, Catley mengatakan kepada ABC Sydney bahwa Palestine Action Group harus meminta maaf kepada Nedal dan keluarganya.

Nedal mengatakan kepada ABC bahwa ia sedang menghadiri protes dengan damai bersama ibu, saudara perempuan, dan keponakannya yang masih bayi, menyaksikan kelompok tersebut berdoa, ketika petugas polisi diduga menyerangnya.

“Mereka mencengkeram keffiyeh saya, syal saya, dan menyeret saya, menarik saya, menendang saya di lantai, lutut ke kepala saya, lutut ke leher saya, dan kemudian memborgol saya.”

Ditanya apakah mereka akan berusaha untuk “mengajukan tuntutan” terhadap polisi, ibunya, Kefah Maradweh, mengatakan: “Saya akan melakukannya, karena itu adalah serangan yang disengaja terhadap putra saya… yang tidak melakukan apa pun, hanya membela kemanusiaan.”

Catley mengatakan mereka dapat mengajukan pengaduan kepada polisi, yang akan “diselidiki sepenuhnya dan dengan benar”.

Ketika ditanya tentang respons polisi pada Senin malam, Lanyon mengatakan kepada 2GB bahwa "setiap petugas polisi bertanggung jawab atas tindakan mereka" tetapi mengatakan bahwa insiden perlu dilihat dalam konteksnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
Ali Ngabalin Didesak...
Ali Ngabalin Didesak Minta Maaf Kepada Busyro oleh Muhammadiyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved