Pejabat AS: Negara-negara Eropa seperti Anak-anak

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:21 WIB
loading...
Pejabat AS: Negara-negara...
Pejabat AS sebut negara-negara Eropa seperti anak-anak. Foto/X/NATO
A A A
WASHINGTON - Utusan AS untuk NATO Matthew Whitaker menyamakan anggota blok Eropa dengan anak-anak, yang pada akhirnya harus meninggalkan perawatan orang tua dan mendapatkan pekerjaan.

Selama tahun pertamanya, pemerintahan Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa mereka akan mengurangi komitmen kepada sekutunya di Eropa, sambil fokus pada "membela Tanah Air AS dan mencegah China."

Pada hari Senin, penyelenggara Konferensi Keamanan Munich (MSC), yang dijadwalkan berlangsung pada 13-15 Februari, menyatakan dalam laporan tahunan mereka bahwa "selama beberapa dekade, Eropa berkembang di bawah payung keamanan Amerika yang memungkinkannya untuk memprioritaskan integrasi dan kemakmuran daripada kekuatan keras. Era itu telah berakhir."

Berbicara pada presentasi laporan tersebut, Whitaker mengatakan, “Saya sepenuhnya menolak semua yang baru saja saya dengar.” Washington “tidak mencoba membubarkan NATO,” tambahnya, tetapi hanya ingin melihat sekutu-sekutu Eropanya mengambil lebih banyak tanggung jawab atas pertahanan mereka.



“Ketika anak-anak Anda masih kecil, mereka bergantung pada Anda. Tetapi pada akhirnya Anda berharap mereka mendapatkan pekerjaan. Jadi bagi saya, di situlah kita berada. Kita masih mencintai mereka. Anda masih sekutu,” kata utusan itu kepada hadirin, dilansir RT.

Whitaker berterima kasih kepada sekutu karena telah setuju untuk meningkatkan pengeluaran militer menjadi 5% pada tahun 2024, tetapi mengatakan bahwa mereka terlalu lambat dalam mengubah uang ini menjadi kemampuan militer yang sebenarnya.

“Salah satu hal yang saya perhatikan selama saya berada di Eropa adalah banyak diskusi dan tidak banyak tindakan,” tegasnya.

Tahun lalu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menuai ejekan dan tuduhan "menjilat" Trump setelah ia menyebut pemimpin Amerika itu "ayah" selama KTT blok tersebut di Den Haag.

Baca Juga: Menhan Pakistan: AS Memanfaatkan Islamabad Lalu Membuangnya seperti Tisu Toilet

Trump tampaknya menikmati perbandingan tersebut, mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah tanda kasih sayang. "Saya pikir dia menyukai saya, jika tidak, saya akan kembali dan memukulnya dengan keras," canda Trump.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan kembali bahwa Moskow "tidak berniat menyerang Eropa. Tidak ada alasan untuk melakukannya."

Namun, NATO akan menghadapi "respons militer penuh" jika menggunakan kekuatan terhadap Rusia terlebih dahulu, ia memperingatkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved