Kuba Peringatkan Krisis Bahan Bakar Jet, Pesawat Tak Bisa Isi BBM

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:18 WIB
loading...
Kuba Peringatkan Krisis...
Pesawat maskapai Cubana terbang di dekat bandara. Foto/wikipedia
A A A
HAVANA - Otoritas penerbangan Kuba memperingatkan maskapai penerbangan internasional tentang kekurangan bahan bakar penerbangan akibat embargo energi Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung di pulau tersebut.

Pemberitahuan kepada penerbang (NOTAM) yang dikeluarkan pada hari Minggu oleh Bandara Internasional Jose Marti di Havana menyatakan sembilan bandara internasional Kuba tidak akan memiliki minyak untuk mengisi bahan bakar pesawat yang tiba mulai Senin, dan krisis tersebut diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga Maret.

Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara pemasok minyak ke pulau Karibia tersebut, karena AS mengantisipasi krisis ekonomi dapat menggulingkan pemerintah Kuba.

Maskapai penerbangan sebelumnya mengatasi kekurangan serupa dengan menambahkan pemberhentian pengisian bahan bakar di negara-negara seperti Meksiko atau Republik Dominika. Namun, kenaikan harga tiket yang dihasilkan dapat merugikan pariwisata, menurut para pengamat.

Mengomentari potensi ketidaknyamanan bagi wisatawan Rusia di Kuba, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut situasi tersebut "benar-benar kritis" dan mengatakan Moskow siap membantu negara sahabat lama tersebut.

“Langkah-langkah pengekangan oleh AS sebenarnya menimbulkan banyak masalah. Kami sedang berdiskusi dengan teman-teman Kuba kami tentang cara-cara potensial untuk menyelesaikannya, atau setidaknya memberikan bantuan yang kami bisa,” katanya kepada wartawan pada hari Senin.

Media Rusia mengatakan maskapai penerbangan lokal melakukan perubahan pada jadwal mereka.

Penumpang salah satu penerbangan ke Havana dilaporkan diminta pada menit terakhir untuk tetap tinggal di Moskow, karena pesawat tersebut dikatakan telah dialihkan untuk transportasi darurat.

AS memberlakukan embargo perdagangan terhadap Kuba pada tahun 1960-an untuk menekan pemerintah pasca-revolusi atas keselarasan mereka dengan Uni Soviet.

Pembatasan berlanjut setelah Perang Dingin, sebagian besar karena pengaruh para warga di pengasingan yang anti-Castro di negara bagian Florida yang menjadi penentu hasil pemilu. Pencairan diplomatik di bawah Presiden Barack Obama dibalik oleh pemerintahan pertama Trump.

Pada Desember 2025, Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS mulai mencegat kapal tanker yang dituduh melanggar sanksi Amerika. Pemerintahan Trump mengklaim Havana mendukung kelompok teroris dan merupakan saluran bagi pengaruh China dan Rusia di Belahan Barat, yang dianggap AS sebagai wilayah eksklusifnya.

Baca juga: Rahasia Keluarga Netanyahu Terbongkar, dari Perkelahian Sengit hingga Sara Suka Curi Handuk Hotel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved