6 Fakta Pasukan Stabilisasi Gaza, dari Pelucutan Senjata Hamas hingga Tanggung Jawab Keamanan
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
Seorang penasihat senior Trump mengatakan Azerbaijan dan Indonesia telah menawarkan untuk mengirim pasukan.
Ia juga mengatakan Mesir, Qatar, dan UEA sedang dalam pembicaraan tentang kontribusi, meskipun seorang pejabat senior UEA, Anwar Gargash, mengatakan negaranya tidak akan berpartisipasi. Laporan menyebutkan Mesir dapat memimpin pasukan tersebut.
Pada bulan Oktober, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya siap memberikan dukungan kepada Gaza.
Namun, seiring meningkatnya ketegangan antara Turki dan Israel, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengatakan Israel tidak akan menyetujui kehadiran pasukan Turki di Gaza.
Baca Juga: 5 Negara yang Mengembangkan Jet Tempur Generasi Keenam
Namun Rusia dan China abstain, menyatakan keprihatinan atas kurangnya partisipasi Palestina dalam pasukan tersebut dan kurangnya peran yang jelas bagi PBB dalam masa depan Gaza.
Sebelumnya, Rusia telah mengusulkan resolusi sendiri yang "terinspirasi oleh rancangan AS".
Versi Rusia meminta agar sekretaris jenderal PBB terlibat dalam mengidentifikasi opsi potensial untuk berpartisipasi dalam pasukan stabilisasi internasional untuk Gaza.
Ia juga mengatakan Mesir, Qatar, dan UEA sedang dalam pembicaraan tentang kontribusi, meskipun seorang pejabat senior UEA, Anwar Gargash, mengatakan negaranya tidak akan berpartisipasi. Laporan menyebutkan Mesir dapat memimpin pasukan tersebut.
Pada bulan Oktober, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya siap memberikan dukungan kepada Gaza.
Namun, seiring meningkatnya ketegangan antara Turki dan Israel, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengatakan Israel tidak akan menyetujui kehadiran pasukan Turki di Gaza.
Baca Juga: 5 Negara yang Mengembangkan Jet Tempur Generasi Keenam
3. Didukung Dewan Keamanan PBB
Resolusi tersebut disahkan dengan suara 13-0.Namun Rusia dan China abstain, menyatakan keprihatinan atas kurangnya partisipasi Palestina dalam pasukan tersebut dan kurangnya peran yang jelas bagi PBB dalam masa depan Gaza.
Sebelumnya, Rusia telah mengusulkan resolusi sendiri yang "terinspirasi oleh rancangan AS".
Versi Rusia meminta agar sekretaris jenderal PBB terlibat dalam mengidentifikasi opsi potensial untuk berpartisipasi dalam pasukan stabilisasi internasional untuk Gaza.
Lihat Juga :