6 Fakta Pasukan Stabilisasi Gaza, dari Pelucutan Senjata Hamas hingga Tanggung Jawab Keamanan

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:54 WIB
loading...
6 Fakta Pasukan Stabilisasi...
Pasukan stabilisasi Gaza memiliki tugas yang kompleks. Foto/X/@Timesofgaza
A A A
GAZA - Dewan Keamanan PBB mengesahkan resolusi yang disponsori AS yang mendukung rencana 20 poin Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang Israel di Gaza , pada akhir tahun lalu.

Di antara klausul-klausul tersebut terdapat satu yang mendukung pembentukan dan pengerahan pasukan stabilisasi internasional (ISF) untuk memberikan keamanan dan pengawasan terhadap perjanjian gencatan senjata di Gaza.

Secara teori, badan keamanan ini akan bekerja sama dengan Israel dan Mesir untuk "demiliterisasi" Jalur Gaza dan dilaporkan akan melatih pasukan polisi Palestina.

Meskipun resolusi yang "mengakui bahwa para pihak telah menerima" rencana Trump telah disahkan, serangan udara Israel di Gaza terus berlanjut, termasuk di daerah-daerah di sisi Palestina dari garis kuning.

6 Fakta Pasukan Stabilisasi Gaza, dari Pelucutan Senjata Hamas hingga Tanggung Jawab Keamanan

1. Mengambil Alih Keamanan Gaza yang Awalnya Dipegang Hamas

Pasukan stabilisasi internasional (ISF) dibayangkan sebagai pasukan multinasional yang akan dikerahkan ke Gaza untuk membantu melatih polisi, mengamankan perbatasan, menjaga keamanan dengan membantu demiliterisasi Gaza, melindungi warga sipil dan operasi kemanusiaan, termasuk mengamankan koridor kemanusiaan, di antara “tugas tambahan yang mungkin diperlukan untuk mendukung Rencana Komprehensif”.

Pada dasarnya, pasukan tersebut akan mengambil alih banyak tanggung jawab keamanan yang telah dikelola oleh Hamas selama 19 tahun terakhir.

Sejak 2006, Hamas telah bertanggung jawab atas pemerintahan Jalur Gaza, termasuk mengelola layanan sosial dan keamanannya.

Rencana Komprehensif Trump dirumuskan tanpa masukan dari pihak Palestina.


2. Melatih Pasukan Polisi Palestina

Hal itu masih belum jelas, meskipun berdasarkan resolusi tersebut, pasukan akan bekerja sama dengan Israel dan Mesir serta pasukan polisi Palestina yang baru dilatih yang tidak akan berada di bawah Hamas atau Otoritas Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
ARTJOG 2026 Hadir Lagi!...
ARTJOG 2026 Hadir Lagi! Beli Tiket di BRImo, Langsung Diskon 15 Persen
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Enam Pesan Prabowo ke...
Enam Pesan Prabowo ke Polri: Jaga Kepercayaan hingga Tegakkan Hukum dengan Adil
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved