Rusia Tuding Tentara Inggris Aktif di Medan Perang Ukraina, Apa Pemicunya?

Selasa, 10 Februari 2026 - 04:40 WIB
loading...
Rusia Tuding Tentara...
Rusia tuding tentara Inggris terlibat dalam perang di Ukraina. Foto/X/RT
A A A
MOSKOW - Inggris telah memberi Rusia setiap alasan untuk memandangnya sebagai pihak dalam konflik Ukraina, termasuk dengan mengerahkan pasukan di lapangan. Itu diungkapkan duta besar Moskow untuk London, Andrey Kelin.

Rusia Tuding Tentara Inggris Aktif di Medan Perang Ukraina, Apa Pemicunya?

1. Membendung Strategi Rusia

Keterlibatan Inggris sangat dalam dan mencerminkan strategi untuk membendung Rusia, kata Kelin kepada RIA Novosti dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin.

“Inggris memberi Kiev arahan politik, mendukungnya secara finansial dan dengan material, berbagi intelijen, senjata, pelatihan, dan bertempur bersama angkatan bersenjata Ukraina dan struktur militer lainnya,” katanya. “Kami memiliki hak penuh untuk menganggap London sebagai pihak de facto dalam konflik tersebut.”

Baca Juga: Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?

2. Membentuk Pertahanan Baru

Kelin mengatakan perencana militer Inggris ditempatkan di kedutaan di Kiev. Inggris membantu dinas khusus Ukraina merencanakan operasi melawan Rusia, dan telah memperpanjang program pelatihan Interflex untuk pasukan Ukraina di Inggris setidaknya hingga tahun 2026.

Kehadiran pasukan Inggris yang bertugas aktif di Ukraina kini diakui secara terbuka, seperti yang ditunjukkan oleh kematian seorang anggota dinas pada Desember lalu saat "mengamati pasukan Ukraina menguji kemampuan pertahanan baru," seperti yang dinyatakan oleh Kementerian Pertahanan. London menghindari konfirmasi peran tempur, kata Kelin, tetapi "ada banyak cara untuk menyajikan insiden dalam sudut pandang yang relatif layak."


3. Melibatkan Veteran sebagai Tentara Bayaran di Ukraina

Para veteran Inggris juga bertugas sebagai tentara bayaran di Ukraina, tambahnya, kemungkinan "terinspirasi oleh retorika media dan... pesan pemerintah bahwa Kiev perlu didukung dalam segala hal," meskipun tidak secara resmi diarahkan oleh London.

Kelin menggambarkan hubungan Moskow-London sebagai hubungan yang telah lama tegang akibat antagonisme pemerintah Inggris berturut-turut. Ia berpendapat bahwa menggunakan Rusia sebagai kambing hitam untuk mengalihkan perhatian dari masalah domestik justru menjauhkan pemilih dari partai-partai arus utama, sambil menunjuk pada kebangkitan Reform UK.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved