Palestina Minta Tolong Dunia Melawan Kebijakan Israel Mencaplok Tepi Barat

Senin, 09 Februari 2026 - 16:06 WIB
loading...
A A A
Menurut Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok, sebuah badan pemerintah Palestina, Israel melakukan 538 pembongkaran pada tahun 2025, yang memengaruhi sekitar 1.400 rumah dan bangunan, peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

PBB mengatakan pemukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki ilegal menurut hukum internasional dan merusak kelayakan solusi dua negara dan selama beberapa dekade telah menyerukan penghentian aktivitas pemukiman.

Sementara itu, Hamas menyatakan keputusan kabinet Israel "termasuk dalam kerangka pendekatan pemukiman fasis, rencana aneksasi komprehensif, dan perang pemusnahan dan pembersihan etnis yang diadopsi oleh pemerintah pendudukan ekstremis dan kriminal".

"Ini bertujuan untuk memaksakan kedaulatan palsu dan mengubah realitas geografis dan hukum di lapangan," tambahnya, dilansir Al Jazeera.

Kelompok tersebut juga menyerukan "persatuan nasional dan kesepakatan tentang program terpadu untuk melawan pendudukan dan menghadapi proyek-proyek pemukimannya".

Mereka menyerukan kepada negara-negara Arab dan Muslim, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional, untuk bertindak melawan langkah Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved