Menlu Lavrov: Rusia Tak Akan Menyerang NATO Kecuali Diserang Duluan

Senin, 09 Februari 2026 - 08:15 WIB
loading...
Menlu Lavrov: Rusia...
Rusia tegaskan tidak akan menyerang NATO kecuali diseran terlebih dahulu. Foto/Atlantic Council
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengatakan militer Moskow tidak akan menyerang negara-negara anggota Uni Eropa atau pun NATO kecuali diserang terlebih dahulu.

Para pejabat Barat telah membenarkan peningkatan pengeluaran militer dengan alasan perlunya mempertahankan sayap timur NATO. Komandan militer tertinggi Jerman, Jenderal Carsten Breuer, mengatakan pada Desember 2025 bahwa negaranya harus siap untuk potensi perang dengan Rusia pada tahun 2029.

Baca Juga: Negara NATO Ini Tiba-tiba Nyatakan Ukraina sebagai Musuh, Ini Penyebabnya

Moskow selama ini menuduh Barat melakukan provokasi perang.

“Kami tidak berniat menyerang Eropa. Tidak ada alasan untuk melakukannya,” kata Lavrov kepada NTV dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada hari Minggu.

“Jika Eropa bertindak sesuai ancamannya untuk mempersiapkan perang melawan kami dan memulai serangan terhadap Federasi Rusia, mereka akan menghadapi respons militer penuh dari pihak kami, dengan semua kemampuan militer yang tersedia,” lanjut dia, yang dilansir Russia Today, Senin (9/2/2026).

Pada konferensi pers akhir tahun di bulan Desember, Presiden Vladimir Putin mengatakan klaim bahwa Rusia berencana menyerang NATO adalah "omong kosong."

Namun, para pejabat Rusia mengatakan bahwa bantuan militer Barat ke Ukraina, termasuk pengiriman senjata jarak jauh dan canggih, meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.

Moskow juga menuduh Uni Eropa berupaya menggagalkan pembicaraan perdamaian dengan Ukraina yang dimediasi AS dan justru memperpanjang pertempuran.

Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina


Sementara itu, perang Rusia-Ukraina terus berlanjut pada hari Minggu. Ibu Kota Ukraina, Kyiv, telah dihujani rudal-rudal balistik selama sekitar setengah jam.

"Ledakan di ibu kota. Kyiv diserang rudal balistik," tulis Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko di Telegram.

Klitschko mengatakan pasukan pertahanan udara Kyiv sedang bertugas dan mendesak warga Ukraina di ibu kota untuk tetap berada di tempat perlindungan.

Angkatan udara Ukraina juga melaporkan bahwa target berkecepatan tinggi terlihat di wilayah Chernihiv timur laut Ukraina dan menuju ke Kyiv.

Sebelumnya, infrastruktur energi di ibu kota Ukraina mendapat serangan hebat dari Rusia pada Jumat malam, menyebabkan pemerintah menerapkan pemadaman listrik darurat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved