Israel Sesumbar Akan Serang Iran Sendirian Tanpa Perlu Izin AS

Senin, 09 Februari 2026 - 06:07 WIB
loading...
Israel Sesumbar Akan...
Israel sesumbar akan serang Iran sendirian tanpa perlu izin dari AS jika program rudal balistik Teheran telah melewati garis merah. Foto/IDF Spokesperson Unit
A A A
TEL AVIV - Rezim Zionis Israel telah sesumbar akan menyerang Iran sendirian tanpa perlu izin dari Amerika Serikat (AS) jika program rudal balistik Teheran telah melewati "garis merah" yang mengancam Tel Aviv.

Para pejabat pertahanan Israel mengatakan kepada rekan-rekan mereka di AS bahwa program rudal balistik Iran merupakan ancaman eksistensial, dan Tel Aviv siap bertindak secara sepihak jika perlu.

Menurut sumber keamanan, niat Israel untuk melumpuhkan kemampuan rudal dan infrastruktur produksi Iran telah disampaikan dalam beberapa pekan terakhir melalui serangkaian pertukaran pesan tingkat tinggi. Para pejabat militer menguraikan konsep operasional untuk melemahkan program tersebut, termasuk serangan terhadap lokasi manufaktur utama.

Baca Juga: Iran Nyatakan Tak Takut dengan Pengerahan Kapal Induk AS di Timur Tengah

“Kami mengatakan kepada Amerika bahwa kami akan menyerang sendirian jika Iran melanggar garis merah yang telah kami tetapkan terkait rudal balistik,” kata sumber tersebut, sebagaimana dikutip dari The Jerusalem Post, Senin (9/2/2026). Sumber itu menambahkan bahwa Israel belum mencapai ambang batas tersebut tetapi terus memantau perkembangan di dalam Iran.

Para pejabat Zionis menekankan bahwa Israel berhak atas kebebasan bertindak dan menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan Iran memulihkan sistem senjata strategis dalam skala yang mengancam keberadaan Israel.

Seorang pejabat pertahanan menggambarkan momen saat ini sebagai "kesempatan bersejarah" untuk memberikan pukulan signifikan terhadap infrastruktur rudal Iran dan menetralisir ancaman aktif terhadap Israel dan negara-negara tetangga.

Selama pembicaraan baru-baru ini, Israel juga mempresentasikan rencana untuk menargetkan fasilitas tambahan yang terkait dengan program rudal Iran, menurut pejabat tersebut.

Beberapa pejabat menyampaikan kekhawatiran bahwa Presiden AS Donald Trump mungkin akan mengadopsi model serangan terbatas—mirip dengan operasi AS baru-baru ini terhadap Houthi di Yaman—yang, mereka khawatir, dapat membiarkan kemampuan kritis Iran tetap utuh.

“Kekhawatirannya adalah dia mungkin memilih beberapa target, menyatakan keberhasilan, dan membiarkan Israel menangani akibatnya, seperti halnya dengan Houthi,” kata seorang pejabat militer Israel lainnya, menambahkan bahwa tindakan parsial tidak akan menghilangkan ancaman inti.

Di internal Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Brigadir Jenderal Omer Tishler, komandan Angkatan Udara yang akan datang, diharapkan akan mendampingi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam perjalanan mendatangnya ke Amerika Serikat.

Tishler akan mewakili Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir, karena saat ini tidak ada atase pertahanan di Washington menyusul keputusan Menteri Pertahanan Israel Katz untuk tidak menyetujui calon militer untuk posisi tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved