5 Alasan Iran Tolak Pembatasan Misil dalam Negosiasi dengan AS

Minggu, 08 Februari 2026 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Lebih dari seperempat perdagangan Iran dilakukan dengan China, termasuk impor senilai USD18 miliar dan ekspor senilai USD14,5 miliar pada tahun 2024, menurut data Organisasi Perdagangan Dunia.


2. Bersikeras Memiliki Hak Pengayaan Nuklir

Pengayaan nuklir adalah "hak yang tak dapat dicabut" Iran dan harus dilanjutkan, kata Araghchi, menambahkan, "Kami siap mencapai kesepakatan yang meyakinkan tentang pengayaan. Kasus nuklir Iran hanya akan diselesaikan melalui negosiasi."

Program rudal Iran tidak dapat dinegosiasikan karena berkaitan dengan "masalah pertahanan," katanya.

3. Menekan Program Rudal Balistik

Washington telah berupaya untuk membahas program rudal balistik Iran dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan tersebut – isu-isu yang didorong Israel untuk dimasukkan dalam pembicaraan, menurut laporan media.

Teheran telah berulang kali menolak untuk memperluas cakupan negosiasi di luar masalah nuklir.

"Iran sangat menentang konsesi apa pun," kata al-Shayji, seperti halnya AS, yang membuat sangat sulit bagi negara-negara yang memimpin upaya mediasi untuk "mendekatkan mereka".

Negosiasi hari Jumat adalah yang pertama sejak pembicaraan nuklir antara Iran dan AS runtuh tahun lalu menyusul kampanye pengeboman Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran, yang memicu perang 12 hari.

Menyusul protes anti-pemerintah yang meluas di Iran bulan lalu, Trump meningkatkan ancaman terhadap negara tersebut, mengerahkan USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah.

(ARSIP) Gambar 19 Januari 2012 ini, yang disediakan oleh Angkatan Laut AS, menunjukkan kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln melintasi Laut Arab.

4. Perdamaian dalam Bayang-bayang Ancaman

Negosiator utama Trump di Oman, utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat presiden Jared Kushner, mengunjungi kapal induk yang ditempatkan di Laut Arab pada hari Sabtu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved