Iran: Israel Bebas Perluas Persenjataan Militer, tapi Paksa Negara-negara Lain Lucuti Senjatanya
Minggu, 08 Februari 2026 - 06:23 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah doktrin dominasi," imbuh diplomat utama Iran tersebut, seperti dikutip dari AFP, Minggu (8/2/2026).
Selama perang 12 hari, Israel menargetkan pejabat militer senior Iran, ilmuwan nuklir, situs-situs penting, dan daerah pemukiman, dengan AS kemudian melancarkan serangannya sendiri terhadap fasilitas nuklir utama.
Iran menanggapi pada saat itu dengan serangan drone dan rudal ke Israel, serta dengan menargetkan pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah yang terletak di Qatar.
Pada hari Jumat, Araghchi memimpin delegasi Iran dalam perundingan nuklir tidak langsung dengan utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, di Muscat, Oman.
Diplomat utama Iran itu kemudian menggambarkan suasana sebagai "sangat positif", sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan itu "sangat baik", dengan kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan negosiasi lebih lanjut.
Selama perang 12 hari, Israel menargetkan pejabat militer senior Iran, ilmuwan nuklir, situs-situs penting, dan daerah pemukiman, dengan AS kemudian melancarkan serangannya sendiri terhadap fasilitas nuklir utama.
Iran menanggapi pada saat itu dengan serangan drone dan rudal ke Israel, serta dengan menargetkan pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah yang terletak di Qatar.
Pada hari Jumat, Araghchi memimpin delegasi Iran dalam perundingan nuklir tidak langsung dengan utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, di Muscat, Oman.
Diplomat utama Iran itu kemudian menggambarkan suasana sebagai "sangat positif", sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan itu "sangat baik", dengan kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan negosiasi lebih lanjut.
Lihat Juga :