Miliarder Yahudi Tewas saat Jalani Operasi Pembesaran Penis, 2 Dokter Bedah Plastik Didakwa

Sabtu, 07 Februari 2026 - 18:02 WIB
loading...
Miliarder Yahudi Tewas...
Ehud Arye Laniado meninggal saat operasi pembesaran penis. Foto/X/@virgosocials
A A A
PARIS - Dua dokter bedah plastik di Paris didakwa setelah seorang pasien berusia 65 tahun meninggal dunia saat menjalani prosedur pembesaran penis .

Menurut Le Parisien melalui Toronto Sun, Ehud Arye Laniado sedang menjalani suntikan di penisnya ketika ia mengalami serangan jantung fatal di klinik Saint-Honoré-Ponthieu.

Awalnya, jaksa menuntut dakwaan pembunuhan terhadap ahli bedah, yang hanya diidentifikasi sebagai Guy H., tetapi dakwaan diubah menjadi kegagalan membantu orang yang dalam bahaya, pelanggaran narkoba, dan praktik kedokteran tanpa izin.

Seorang asisten ahli bedah, yang tidak disebutkan namanya dan diduga menggantikan Guy H. pada saat prosedur tersebut, belum terdaftar di Asosiasi Medis Prancis meskipun telah bekerja di negara itu selama lebih dari 20 tahun, menurut media tersebut.

Baca Juga: Jenderal Intelijen Rusia Ditembak 2 Kali di Moskow, tapi Selamat

Le Parisien melaporkan bahwa Laniado, pemilik Omega Diamonds berkebangsaan Belgia-Israel, menjalani prosedur tersebut pada 2 Maret 2019 dan layanan darurat dipanggil ke klinik sekitar pukul 8 malam. Salah satu terdakwa mengklaim bahwa panggilan tersebut dilakukan atas permintaan Laniado setelah ia mengeluh sakit perut. Namun, ia diduga memilih untuk melanjutkan operasi.

Dua jam kemudian, layanan darurat dipanggil lagi menyusul serangan jantung fatal yang dialami Laniado. Otopsi menentukan penyebab kematiannya sebagai hipertrofi jantung.

Sebuah sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan kepada Le Parisien, "Mudah untuk mengatakan setelah kejadian bahwa serangan jantung dimulai (pada panggilan pukul 8 malam), tetapi karena pasien memiliki tukak lambung, tidak mungkin untuk mempertimbangkan masalah jantung, dan layanan darurat tidak akan dipanggil untuk masalah sekecil itu."

Sebuah sumber peradilan mengatakan kepada Le Parisien bahwa suntikan penis dengan cepat dikesampingkan sebagai penyebab kematian pasien.

Investigasi juga mengungkapkan bahwa Laniado telah mengonsumsi beberapa zat yang dilarang di Prancis, serta obat-obatan untuk membantu disfungsi ereksi.

Kedua dokter, yang berusia 70-an, diskors dari praktik, dengan Guy H. diskors selama 15 bulan dan asisten ahli bedah yang tidak disebutkan namanya diberi skorsing 12 bulan.

Menurut laporan, kedua dokter tersebut masing-masing didenda USD59.000 USD dan USD24.000.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Pria di Brasil...
Ribuan Pria di Brasil Terpaksa Amputasi Penis, Ternyata Ini Penyebabnya
Panjangnya 30,5 Cm,...
Panjangnya 30,5 Cm, Pria dengan Penis Terpanjang di Inggris Bikin Orang-orang Takut
Gempar! Patung Penis...
Gempar! Patung Penis Salju Bermunculan di Rusia
Pria Ini Hidup dengan...
Pria Ini Hidup dengan 2 Penis, Bicara tentang Kehidupan Seksnya yang Tak Biasa
Viral! Ribuan Ikan Penis...
Viral! Ribuan Ikan Penis Terdampar di Pantai, Jadi Rebutan Para Nelayan
Edan! Ingin Jadi Wanita,...
Edan! Ingin Jadi Wanita, Transgender Australia Bakar Penisnya
Di Balik Keunikan Kerang...
Di Balik Keunikan Kerang Berbentuk Penis, Ilmuwan Temukan Fakta Luar Biasa
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
33 Orang Tewas saat...
33 Orang Tewas saat Tornado Dahsyat Sapu Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved