Siapa Anke Gowda? Pensiunan Pekerja India yang Buka Perpustakaan dengan 2 Juta Buku

Sabtu, 07 Februari 2026 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Khoday, kenang Gowda, tidak percaya bahwa satu orang bisa memiliki begitu banyak buku.

"Dia datang dan melihat buku-buku itu sendiri. Kemudian dia bertanya apa yang saya butuhkan. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak menginginkan uang untuk diri saya sendiri. Satu-satunya permintaan saya adalah agar dia membangun perpustakaan," kata Gowda.

Khoday setuju dan membayar pembangunan gedung besar, yang sekarang menjadi bagian dari perpustakaan Gowda yang luas, membentang di area seluas 15.800 kaki persegi (1.467 meter persegi).

5. Mendapatkan Bantuan dari Berbagai Pihak

Kemudian, seorang anggota parlemen setempat membawa Kepala Menteri saat itu, HD Kumaraswamy, untuk melihat perpustakaan tersebut dan beliau menyetujui dana untuk pembangunan dua bangunan tambahan yang terhubung dengan bangunan pertama.

Saat ini, siswa dan guru dari seluruh negara bagian mengunjungi perpustakaan tersebut. Di antara mereka adalah Ravi Bettaswami, seorang asisten profesor di sebuah perguruan tinggi swasta yang mengatakan bahwa ia juga terinspirasi untuk membangun koleksi ribuan buku.

"Saya telah menggunakan perpustakaan Gowda untuk belajar dan telah membawa siswa saya ke sana agar mereka dapat membaca dan juga membantu mengatur buku-buku tersebut," katanya.

Shilpashree Haranu, yang mengajar di sebuah perguruan tinggi negeri, mengatakan bahwa koleksi tersebut mungkin terlihat berantakan karena belum diatur oleh pustakawan profesional.

"Tetapi dia [Gowda] tahu persis di mana setiap buku berada dan dapat memberi tahu Anda dalam sekejap," katanya.

Ketika ditanya mengapa ia tidak pernah mempekerjakan pustakawan, Gowda mengatakan tidak ada yang pernah menyarankan hal itu kepadanya.

Mengenai masa depan perpustakaan, Gowda menyampaikan pandangan filosofis, menyarankan bahwa sekarang terserah orang lain untuk meneruskan warisannya.

"Saya telah memenuhi tanggung jawab saya. Tetapi saya tidak memiliki energi lagi. Mungkin pemerintah dan masyarakat dapat mengambil alih sekarang?

"Saya telah melakukan yang terbaik, sekarang terserah orang lain."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved