Siapa Anke Gowda? Pensiunan Pekerja India yang Buka Perpustakaan dengan 2 Juta Buku

Sabtu, 07 Februari 2026 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Ia sering menggunakan uang yang diberikan orang tuanya untuk membeli makanan sebagai gantinya untuk membeli buku.

Tak lama setelah menyelesaikan sekolah, ia mulai bekerja sebagai kondektur bus.

Suatu hari, sekitar 10 bulan setelah bekerja, ia bertemu dengan mantan gurunya yang terkejut mendengar bahwa ia telah berhenti belajar. Gurunya mendesak Gowda untuk mengundurkan diri dan kuliah.

Gowda mengikuti sarannya dan melanjutkan studi pascasarjana dalam bahasa Kannada (bahasa resmi Karnataka), sebelum bergabung dengan pabrik gula Pandavapura sebagai pencatat waktu.

Ia akan menghabiskan dua pertiga dari gaji bulanannya untuk buku, dan menggunakan sisa uangnya untuk bahan makanan dan kebutuhan lainnya.

"Gaji saat itu rendah, tetapi harga juga rendah," katanya.

4. Kerap Membeli Buku yang Berdiskon

Selama 33 tahun bekerja di pabrik, Gowda menghadiri puluhan konferensi Kannada Sahitya Parishat - sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk mengembangkan bahasa dan sastra lokal - dan sering membeli buku-buku diskon dari mereka.

Ia juga menambah penghasilannya dengan beternak sapi dan menjual susu, serta bekerja sebagai agen asuransi.

Hambatan berikutnya akan familiar bagi para pecinta buku di mana pun - menemukan tempat untuk menyimpan koleksinya yang melimpah.

"Saya mulai menyimpan buku-buku di dalam peti [kotak logam besar]. Kemudian saya memasang rak buku di rumah saya. Tetapi pada suatu titik, tidak ada tempat lagi," katanya.

Saat itu, ia telah mengumpulkan sekitar 50.000 buku.

Bantuan datang ketika beberapa temannya bertemu dengan Hari Khoday, mendiang pengusaha minuman keras yang sedang membangun sebuah kuil di Pandavapura.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved