Investigasi Ungkap Anggota Geng Bersenjata Jadi Agen Israel di Gaza

Jum'at, 06 Februari 2026 - 19:21 WIB
loading...
A A A
Netanyahu mengatakan pemerintah telah "mengaktifkan" klan-klan lokal yang kuat di wilayah kantong tersebut atas saran dari "pejabat keamanan".

Seorang wanita Palestina yang kembali ke Gaza melalui penyeberangan Rafah yang sebagian dibuka minggu ini mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa dia, bersama dengan wanita lain, dihentikan di pos pemeriksaan yang dijaga oleh orang-orang bersenjata Palestina yang didukung Israel yang mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota Pasukan Rakyat, yang umumnya dikenal sebagai milisi Abu Shabab.

Nama keluarga para wanita dibacakan melalui pengeras suara, dan masing-masing digiring oleh dua pria dan seorang wanita dari milisi Abu Shabab ke titik keamanan tempat pasukan Israel menunggu.

Mereka kemudian diperiksa seluruh tubuhnya, ditutup matanya dan diborgol, katanya, dan diinterogasi tentang serangan 7 Oktober yang dipimpin Hamas di Israel selatan.

Perang genosida Israel di Gaza telah menewaskan 71.851 orang dan melukai 171.626 orang sejak Oktober 2023.

Siapa Kelompok-kelompok ini?


Di antara yang paling menonjol adalah kelompok Pasukan Rakyat yang didirikan Yasser Abu Shabab. Dia tewas pada bulan Desember dan digantikan oleh Ghassan al-Dahini.

Tahun lalu, Abu Shabab mengumumkan para pejuangnya telah membantu melindungi pengiriman pasokan ke pusat-pusat distribusi bantuan baru yang didukung Amerika Serikat dan Israel yang dikelola oleh Yayasan "Kemanusiaan" Gaza (GHF) yang misterius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Kecam Netanyahu, Mantan...
Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!
Rekomendasi
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved