Investigasi Ungkap Anggota Geng Bersenjata Jadi Agen Israel di Gaza

Jum'at, 06 Februari 2026 - 19:21 WIB
loading...
Investigasi Ungkap Anggota...
Mendiang pemimpin kelompok Pasukan Populer Yasser Abu Shabab. Foto/Al Jazeera
A A A
JALUR GAZA - Al Jazeera merilis investigasi baru tentang kelompok-kelompok bersenjata di Gaza yang dituduh berkolaborasi dengan militer Israel melawan Palestina. Laporan itu merinci nama, pergerakan, dan lokasi pelatihan mereka, sementara perang genosida Israel di wilayah tersebut terus berlanjut tanpa henti.

Investigasi tersebut, episode baru dari program What is Hidden is Greater, oleh jurnalis Al Jazeera Tamer Almisshal, disiarkan pukul 21.00 di Doha (18:00 GMT) pada hari Jumat. Investigasi ini mencakup materi audio dan video yang menurut jaringan tersebut mendokumentasikan bagaimana individu-individu di dalam Gaza direkrut dan dioperasikan.

Investigasi tersebut mengungkapkan bagaimana kelompok-kelompok bersenjata telah bergerak bebas dari Gaza utara ke selatan di belakang apa yang disebut "garis kuning" – garis demarkasi yang diproklamirkan sendiri, yang secara efektif merupakan zona penyangga, di mana tentara Israel bercokol di bawah fase pertama "gencatan senjata" Gaza yang mulai berlaku pada bulan Oktober.

Israel telah berulang kali melanggar "gencatan senjata" hampir setiap hari, menewaskan lebih dari 525 warga Palestina hingga sekarang.

Peta militer Israel menunjukkan garis tersebut membentang sejauh 1,5 km dan 6,5 km (0,9 hingga 4 mil) ke dalam Gaza dari perbatasan timurnya dengan Israel dan mencakup sekitar 58 persen wilayah kantong tersebut.

Menurut penyelidikan, kelompok-kelompok bersenjata ini menghadapi berbagai tuduhan berkolaborasi dengan pendudukan Israel, di tengah bukti yang semakin banyak bahwa mereka bergerak di dalam area yang dilarang bagi warga Palestina berdasarkan perjanjian gencatan senjata, tuduhan yang telah dibantah secara terbuka oleh beberapa kelompok ini.

Juni lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mengakui negara tersebut menggunakan geng-geng bersenjata di wilayah kantong pesisir yang hancur untuk membantu memerangi Hamas, entitas penguasa di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved