Iran dan AS Berunding Hari Ini, Jadi Penentu Perang atau Tidak
Jum'at, 06 Februari 2026 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
Mengomentari penambahan 1.000 drone ke militer Iran, Akraminia mengatakan: "Kami selalu mengumumkan bahwa kami siap menghadapi pilihan dan skenario apa pun yang dipertimbangkan musuh, dan jika musuh memilih opsi perang, kami siap untuk opsi apa pun dalam kondisi perang."
"Trump harus memilih antara kompromi atau perang,” ujarnya. "Jika perang pecah, cakupannya akan meliputi seluruh wilayah geografis kawasan dan semua pangkalan AS—dari wilayah pendudukan hingga Teluk Persia dan Laut Oman, tempat AS memiliki pangkalan. Akses kita ke pangkalan AS mudah, dan ini telah meningkatkan kerentanan mereka," paparnya, sebagaimana dikutip dari ISNA.
Sementara itu, dalam langkah yang dapat semakin memperketat ketegangan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyita dua kapal tanker minyak beserta awak asingnya di perairan Teluk karena menyelundupkan bahan bakar.
Di tengah gertakan perang, Kepala Angkatan Udara Israel Mayor Jenderal Tomer Bar mengatakan pada hari Kamis bahwa militer Zionis terus memperkuat kesiapan dan kemampuan baik dalam pertahanan maupun serangan.
“Angkatan Udara, dan Anda khususnya, diharuskan untuk terus mempertahankan tingkat kesiapan yang tinggi,” kata Bar saat mengunjungi baterai pertahanan udara Iron Dome cadangan di Israel utara, menurut pernyataan yang diterbitkan oleh militer Israel.
“Setiap hari, kami terus memperkuat kesiapan dan kemampuan baik dalam pertahanan maupun serangan," ujarnya.
"Trump harus memilih antara kompromi atau perang,” ujarnya. "Jika perang pecah, cakupannya akan meliputi seluruh wilayah geografis kawasan dan semua pangkalan AS—dari wilayah pendudukan hingga Teluk Persia dan Laut Oman, tempat AS memiliki pangkalan. Akses kita ke pangkalan AS mudah, dan ini telah meningkatkan kerentanan mereka," paparnya, sebagaimana dikutip dari ISNA.
Sementara itu, dalam langkah yang dapat semakin memperketat ketegangan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyita dua kapal tanker minyak beserta awak asingnya di perairan Teluk karena menyelundupkan bahan bakar.
Di tengah gertakan perang, Kepala Angkatan Udara Israel Mayor Jenderal Tomer Bar mengatakan pada hari Kamis bahwa militer Zionis terus memperkuat kesiapan dan kemampuan baik dalam pertahanan maupun serangan.
“Angkatan Udara, dan Anda khususnya, diharuskan untuk terus mempertahankan tingkat kesiapan yang tinggi,” kata Bar saat mengunjungi baterai pertahanan udara Iron Dome cadangan di Israel utara, menurut pernyataan yang diterbitkan oleh militer Israel.
“Setiap hari, kami terus memperkuat kesiapan dan kemampuan baik dalam pertahanan maupun serangan," ujarnya.
(mas)
Lihat Juga :