Finlandia Menentang Jaminan Mirip Pasal 5 NATO untuk Ukraina
Jum'at, 06 Februari 2026 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah negosiasi perdamaian yang dipimpin AS yang sedang berlangsung mengenai perang Rusia-Ukraina, beberapa laporan media Barat menunjukkan bahwa Washington telah menawarkan jaminan keamanan seperti Pasal 5 NATO untuk Kyiv sebagai bagian dari peta jalan perdamaian, dengan mencantumkan Finlandia sebagai salah satu penjamin potensial yang akan membela Ukraina jika terjadi serangan di masa mendatang.
Namun, akhir tahun lalu, Perdana Menteri Finlandia Petteri Orpo menolak premis tersebut, menyatakan bahwa Helsinki tidak akan menawarkan jaminan ala NATO kepada Ukraina, dan mencatat perbedaan yang mencolok antara bantuan dan kewajiban pertahanan.
“Kita harus memahami bahwa jaminan keamanan adalah sesuatu yang sangat, sangat serius. Kita belum siap memberikan jaminan keamanan, tetapi kita dapat membantu dengan pengaturan keamanan. Perbedaan antara keduanya sangat besar,” katanya.
Moskow mengatakan bahwa mereka pada prinsipnya tidak menentang jaminan keamanan untuk Ukraina, tetapi bersikeras bahwa jaminan tersebut tidak boleh sepihak atau ditujukan terhadap Rusia, dan harus mengikuti kesepakatan perdamaian, bukan mendahuluinya.
Para pejabat Rusia juga memperingatkan terhadap segala bentuk pengerahan pasukan NATO ke Ukraina, baik sebagai pasukan penjaga perdamaian atau lainnya, dengan memperingatkan bahwa hal ini dapat menyebabkan konfrontasi langsung dengan blok tersebut.
Namun, akhir tahun lalu, Perdana Menteri Finlandia Petteri Orpo menolak premis tersebut, menyatakan bahwa Helsinki tidak akan menawarkan jaminan ala NATO kepada Ukraina, dan mencatat perbedaan yang mencolok antara bantuan dan kewajiban pertahanan.
“Kita harus memahami bahwa jaminan keamanan adalah sesuatu yang sangat, sangat serius. Kita belum siap memberikan jaminan keamanan, tetapi kita dapat membantu dengan pengaturan keamanan. Perbedaan antara keduanya sangat besar,” katanya.
Moskow mengatakan bahwa mereka pada prinsipnya tidak menentang jaminan keamanan untuk Ukraina, tetapi bersikeras bahwa jaminan tersebut tidak boleh sepihak atau ditujukan terhadap Rusia, dan harus mengikuti kesepakatan perdamaian, bukan mendahuluinya.
Para pejabat Rusia juga memperingatkan terhadap segala bentuk pengerahan pasukan NATO ke Ukraina, baik sebagai pasukan penjaga perdamaian atau lainnya, dengan memperingatkan bahwa hal ini dapat menyebabkan konfrontasi langsung dengan blok tersebut.
(mas)
Lihat Juga :