7 Fakta Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein, dari Kuil Aneh hingga Transaksi Ilegal

Rabu, 04 Februari 2026 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Little St James berukuran sekitar 28 hektar, sedangkan Great St James berukuran 67 hektar.

Baca Juga: Siapa Saif Al-Islam Gaddafi? Putra Gaddafi yang Ingin Kembali ke Politik dan Tewas Ditembak

4. Dibeli dengan Nilai Jutaan Dolar

Pada April 1998, sebuah perusahaan bernama LSJ membeli Little St James seharga USD7,95 juta dan dokumen kemudian mengungkapkan bahwa Epstein adalah satu-satunya anggota perusahaan tersebut.

Great St James dibeli pada tahun 2016 seharga US$22,5 juta oleh Epstein.

Kedua pulau tersebut sering dikunjungi oleh pelaku kejahatan seksual itu, dan penduduk setempat menuduhnya membawa gadis-gadis di bawah umur ke kedua pulau tersebut, tetapi sebagian besar tuduhan berasal dari Little St James.

5. Lokasi Aktivitas Ilegal

Virginia Giuffre mengklaim bahwa mantan pangeran Andrew Mountbatten Windsor memperkosanya di Little St James.

Ghislaine Maxwell, rekan lama dan kekasih Epstein, memberikan kesaksian kepada pemerintah AS bahwa ia berada di pulau itu ketika Andrew berkunjung, tetapi "tidak ada gadis di pulau itu" pada saat itu.

Maxwell dihukum karena perdagangan seks, konspirasi, dan pengangkutan anak di bawah umur untuk aktivitas seksual ilegal pada tahun 2021.

Pengacara Maxwell memberi tahu pengadilan New York minggu ini bahwa ia berencana untuk mengajukan permohonan pembebasan kembali.

Pelaku kejahatan seksual yang dihukum, Jeffrey Epstein, sengaja mencari beberapa orang paling berpengaruh di dunia. Berikut bagaimana mereka menanggapi reputasinya yang tercoreng.


6. Epstein Tak Menyembunyikan Gadis-gadis Muda

Menurut penduduk setempat, Epstein hampir tidak berusaha menyembunyikan gadis-gadis muda yang bepergian bersamanya ke pulau itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved