7 Fakta Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein, dari Kuil Aneh hingga Transaksi Ilegal
Rabu, 04 Februari 2026 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2019, setelah kematiannya, dua karyawan dari landasan udara di pulau tetangga St. Thomas mengatakan kepada Vanity Fair bahwa mereka menyaksikan Epstein naik pesawat dengan gadis-gadis muda.
"Dalam beberapa kesempatan saya melihat Epstein keluar dari helikopternya, berdiri di landasan pacu di depan menara pengawas saya, dan naik ke jet pribadinya bersama anak-anak — anak perempuan," kata karyawan anonim tersebut.
Pulau ini juga memiliki beberapa kolam renang, lapangan tenis, helipad, dan beberapa vila tamu.
Epstein juga membangun sebuah vila dengan perpustakaan, pemandian Jepang, dan bioskop di pulau itu.
Ia menghabiskan jutaan dolar untuk mengembangkan pulau itu selama kepemilikannya, lapor The New York Times, mengutip dokumen pemerintah.
Sebuah memo dari kepala satwa liar sebuah lembaga pemerintah pada tahun 2010 mengatakan bahwa pengembangan properti Epstein di pulau itu memiliki "sejarah panjang pengabaian yang keterlaluan dan terang-terangan terhadap peraturan lingkungan".
Bangunan utama adalah sebuah rumah besar di titik paling utara pulau itu. Diyakini bahwa di sinilah Epstein menginap ketika berkunjung.
Kuil tersebut telah menjadi landmark paling terkenal di Little St James, tetapi tidak jelas untuk apa bangunan itu digunakan.
Dokumen perencanaan yang dikeluarkan oleh Epstein pada tahun 2010 menyatakan bahwa bangunan itu adalah paviliun yang dirancang untuk musik, dan akan menampung sebuah grand piano.
"Dalam beberapa kesempatan saya melihat Epstein keluar dari helikopternya, berdiri di landasan pacu di depan menara pengawas saya, dan naik ke jet pribadinya bersama anak-anak — anak perempuan," kata karyawan anonim tersebut.
7. Memiliki Kuil Aneh dan Patung Sapi
Sebuah kuil bergaris biru, jam matahari, dan patung sapi Holstein-Friesian yang selalu bergerak adalah tiga benda aneh yang ditemukan di Little St James.Pulau ini juga memiliki beberapa kolam renang, lapangan tenis, helipad, dan beberapa vila tamu.
Epstein juga membangun sebuah vila dengan perpustakaan, pemandian Jepang, dan bioskop di pulau itu.
Ia menghabiskan jutaan dolar untuk mengembangkan pulau itu selama kepemilikannya, lapor The New York Times, mengutip dokumen pemerintah.
Sebuah memo dari kepala satwa liar sebuah lembaga pemerintah pada tahun 2010 mengatakan bahwa pengembangan properti Epstein di pulau itu memiliki "sejarah panjang pengabaian yang keterlaluan dan terang-terangan terhadap peraturan lingkungan".
Bangunan utama adalah sebuah rumah besar di titik paling utara pulau itu. Diyakini bahwa di sinilah Epstein menginap ketika berkunjung.
Kuil tersebut telah menjadi landmark paling terkenal di Little St James, tetapi tidak jelas untuk apa bangunan itu digunakan.
Dokumen perencanaan yang dikeluarkan oleh Epstein pada tahun 2010 menyatakan bahwa bangunan itu adalah paviliun yang dirancang untuk musik, dan akan menampung sebuah grand piano.
(ahm)
Lihat Juga :