Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?

Selasa, 03 Februari 2026 - 10:31 WIB
loading...
Epstein Files Singgung...
Dokumen Epstein Files ungkap komunikasi terpidana paedofil Jeffrey Epstein dan miliarder Bill Gates tentang simulasi pandemi pada 2017. Sedangkan pandemi Covid-19 muncul pada 31 Desember 2019. Foto/Gates Note via Bloomberg
A A A
WASHINGTON - Bagian dari dokumen Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa pada tahun 2017, miliarder Bill Gates berkomunikasi dengan Jeffrey Epstein mengenai “simulasi pandemi".

Komunikasi via email tersebut menunjukkan diskusi seputar latihan kesiapan dan skenario hipotetis, memberikan wawasan lebih lanjut tentang keterlibatan Gates dengan Epstein sebelum pandemi Covid-19.

Tidak disebutkan secara detail "simulasi pandemi" yang dimaksud dalam berkas tersebut. Namun, sekadar diketahui pandemi Covid-19 dimulai pada 31 Desember 2019.

Baca Juga: Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular Penyakit Menular Seksual setelah 'Gituan' dengan Gadis-gadis Rusia

Ini artinya komunikasi "simulasi pandemi" terjadi sebelumnya munculnya Covid-19. Ini juga mengingatkan kembali teori konspirasi yang menyebut pandemi Covid-19 sengaja diciptakan.

Pada Oktober 2019, Bill and Melinda Gates Foundation—yayasan yang didirikan Bill Gates dan mantan istrinya; Melinda—ikut mensponsori simulasi pandemi global bernama Event 201 yang diselenggarakan bersama Johns Hopkins Center for Health Security dan World Economic Forum. Simulasi ini bertujuan menguji kesiapan dunia menghadapi wabah virus fiktif.

Namun, pihak Gates Foundation menegaskan bahwa Event 201 hanyalah latihan kesiapsiagaan, bukan perencanaan atau prediksi pandemi nyata.

Yayasan milik Gates selama ini telah berkontribusi pada berbagai proyek pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan obat-obatan dan vaksin. Selama beberapa tahun, yayasan ini telah mendanai penelitian oleh Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (Medicines and Healthcare products Regulatory Agency) tentang pengembangan vaksin.

Dokumen Epstein Files juga mengungkap aib Bill Gates, di mana miliarder AS pendiri Microsoft itu disebut telah tertular penyakit menular seksual (STD) setelah berhubungan seks dengan gadis-gadis Rusia.

Epstein, terpidana paedofil yang meninggal di penjara AS pada tahun 2019, juga mengeklaim Bill Gates meminta antibiotik yang dapat dia berikan secara diam-diam kepada istrinya saat itu, Melinda.

Dalam email terpisah, Epstein mengatakan kepada anggota Parlemen Inggris, Peter Mandelson, bahwa dia "bersenang-senang" dengan Gates di Seattle.

Sekitar 3 juta halaman dokumen yang dirilis oleh pemerintahan Presiden Donald Trump juga berisi foto-foto baru Epstein dengan Gates, yang belum berkomentar tentang klaim tersebut.

Tujuh tahun setelah kematiannya, Epstein terus membayangi orang-orang yang berada di sekitarnya—dan Gates, yang pernah menjadi orang terkaya di dunia, termasuk di antaranya.

Pada 18 Juli 2013, Epstein membuat memo yang berisi sejumlah tuduhan tentang Gates. Isinya: “Untuk menambah penghinaan, Anda memohon kepada saya untuk menghapus email-email mengenai penyakit menular seksual Anda, permintaan Anda agar saya memberi Anda antibiotik yang dapat Anda berikan secara diam-diam kepada Melinda, dan deskripsi penis Anda.”

Seorang juru bicara Gates mengatakan: “Klaim ini benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah."

“Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah frustrasi Epstein karena dia tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates dan sejauh mana dia akan berusaha untuk menjebak dan mencemarkan nama baiknya," imbuhnya, seperti dikutip dari The Telegraph.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Siapa Amanda Ungaro?...
Siapa Amanda Ungaro? Perempuan Brasil yang Dikaitkan dengan Penolakan Melania Trump atas Kasus Epstein
Langka, Ibu Negara AS...
Langka, Ibu Negara AS Melania Trump Live di TV Merespons Rumor Skandal Epstein
Bill Gates akan Bersaksi...
Bill Gates akan Bersaksi dalam Penyelidikan Epstein, Kesaksian Eks Jaksa Agung Pam Bondi Ditunda
Trump Pecat Jaksa Agung...
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi, Sosok di Balik Pengungkapan Epstein Files
Melania Trump Buka Suara...
Melania Trump Buka Suara Terkait Kedekatannya dengan Epstein
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved