Epstein Files: Kain Kakbah Dikirim ke Jeffrey Epstein via Kontak yang Terkait UEA
Selasa, 03 Februari 2026 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah email, Ahmadi menggarisbawahi makna religius kain tersebut sambil langsung ditujukan kepada Epstein: “Potongan kain hitam itu disentuh oleh setidaknya 10 juta Muslim dari berbagai denominasi, Sunni, Syiah, dan lainnya.”
“Mereka berjalan mengelilingi Kakbah tujuh putaran, kemudian setiap orang berusaha semaksimal mungkin untuk menyentuhnya dan mereka menyimpan doa, keinginan, air mata, dan harapan mereka pada potongan kain ini. Berharap setelah itu semua doa mereka akan diterima,” imbuhnya.
Korespondensi tersebut tidak menjelaskan bagaimana Ahmadi mengenal Epstein atau mengapa potongan kain tersebut dikirim kepadanya.
Dalam serangkaian email lain, Ahmadi, yang dilaporkan berasal dari Arab Saudi, menanyakan kabar Epstein setelah Badai Irma melanda Karibia pada September 2017, ketika pulau pribadi penjahat seksual itu mengalami kerusakan parah.
Selama beberapa hari, Ahmadi berulang kali menghubungi sekretaris Epstein untuk menanyakan kondisinya di pulau itu.
“Semua orang aman dan itu yang terpenting...beberapa bangunan hilang...pohon-pohon hilang....paviliun dermaga hilang...jalan tidak dapat dilalui....kerusakan luar lainnya, tetapi di dalam baik-baik saja....ini berantakan tetapi semuanya dapat dibangun kembali! terima kasih telah menanyakan kabar,” tulis sekretaris itu. Ahmadi menjawab: “Janji akan mengirim tenda baru."
Email-email tersebut tidak menunjukkan apakah Ahmadi pernah mengunjungi pulau Epstein atau memahami sepenuhnya apa yang terjadi di sana.
“Mereka berjalan mengelilingi Kakbah tujuh putaran, kemudian setiap orang berusaha semaksimal mungkin untuk menyentuhnya dan mereka menyimpan doa, keinginan, air mata, dan harapan mereka pada potongan kain ini. Berharap setelah itu semua doa mereka akan diterima,” imbuhnya.
Korespondensi tersebut tidak menjelaskan bagaimana Ahmadi mengenal Epstein atau mengapa potongan kain tersebut dikirim kepadanya.
Dalam serangkaian email lain, Ahmadi, yang dilaporkan berasal dari Arab Saudi, menanyakan kabar Epstein setelah Badai Irma melanda Karibia pada September 2017, ketika pulau pribadi penjahat seksual itu mengalami kerusakan parah.
Selama beberapa hari, Ahmadi berulang kali menghubungi sekretaris Epstein untuk menanyakan kondisinya di pulau itu.
“Semua orang aman dan itu yang terpenting...beberapa bangunan hilang...pohon-pohon hilang....paviliun dermaga hilang...jalan tidak dapat dilalui....kerusakan luar lainnya, tetapi di dalam baik-baik saja....ini berantakan tetapi semuanya dapat dibangun kembali! terima kasih telah menanyakan kabar,” tulis sekretaris itu. Ahmadi menjawab: “Janji akan mengirim tenda baru."
Email-email tersebut tidak menunjukkan apakah Ahmadi pernah mengunjungi pulau Epstein atau memahami sepenuhnya apa yang terjadi di sana.
Lihat Juga :