Sebelum Serang Iran, AS Perkuat Pertahanan Udara di 5 Negara Sekutunya

Senin, 02 Februari 2026 - 15:02 WIB
loading...
A A A
Beberapa negara Teluk Persia secara terbuka berusaha menjauhkan diri dari potensi serangan AS terhadap Iran. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab baru-baru ini menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayah atau ruang udara mereka digunakan untuk serangan terhadap Iran.

Pemerintah regional juga memperkuat pertahanan mereka sendiri. Arab Saudi telah membeli beberapa sistem THAAD, dengan beberapa di antaranya telah dikirim, menurut seorang pejabat Teluk.

Pada bulan Januari, militer AS juga mengumumkan pembentukan sel koordinasi baru di Pangkalan Udara Al Udeid untuk meningkatkan kerja sama dalam pertahanan udara dan rudal dengan mitra Teluk.

Pentagon dan kontraktor pertahanan Lockheed Martin baru-baru ini mengumumkan perjanjian yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pencegat THAAD dan Patriot. Para pejabat mengatakan peningkatan produksi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pasokan jangka panjang tetapi akan memiliki dampak terbatas jika terjadi permusuhan dalam waktu dekat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved