Trump: Kanada, Greenland, dan Venezuela Jadi 3 Negara Bagian Baru AS

Senin, 02 Februari 2026 - 14:39 WIB
loading...
Trump: Kanada, Greenland,...
Donald Trump menyebutkan Kanada, Greenland dan Venezuela jadi tiga negara bagian baru AS. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan ia berencana untuk memperluas negara dengan menambahkan Kanada, Greenland, dan Venezuela sebagai negara bagian baru. Namun, dia kemudian menggambarkan pernyataan tersebut sebagai lelucon.

Itu dilaporkan Washington Post, mengutip saksi mata.

Trump dilaporkan menyampaikan komentar tersebut pada makan malam tahunan Alfalfa Club pada hari Sabtu, sebuah pertemuan eksklusif para CEO, politisi, dan tokoh-tokoh terkemuka Washington lainnya.

Ini adalah pertama kalinya ia berbicara di hadapan klub tersebut, yang anggotanya termasuk CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon, filantropis David Rubenstein, dan Ketua Federal Reserve yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Jerome H. Powell, menurut surat kabar tersebut.

“Banyak sekali orang di ruangan ini yang saya benci. Sebagian besar dari Anda saya sukai,” kata Trump kepada hadirin, dilansir RT.

Ia menambahkan bahwa ia mungkin akan mempersingkat pidatonya untuk menonton “invasi Greenland,” sebelum menambahkan: “Kita tidak akan menginvasi Greenland. Kita akan membelinya.”



“Bukan niat saya untuk menjadikan Greenland sebagai negara bagian ke-51. Saya ingin menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51. Greenland akan menjadi negara bagian ke-52. Venezuela bisa menjadi negara bagian ke-53,” canda Trump.

Trump telah berulang kali menjadikan akuisisi Greenland sebagai tujuan kebijakan, dengan alasan bahwa lokasi strategis dan sumber daya pulau otonom Denmark itu sangat penting bagi keamanan AS. Ia juga mengklaim bahwa Denmark terlalu lemah untuk mempertahankannya dari ancaman Rusia atau Tiongkok – tuduhan yang ditolak sebagai tidak masuk akal oleh Kopenhagen, Moskow, dan Beijing.

Tahun lalu, Trump mengatakan Kanada akan lebih baik sebagai negara bagian ke-51 Amerika Serikat yang "tercinta", berulang kali menyebut perdana menteri Kanada sebagai "gubernur". Ia berpendapat ini adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan sengketa perdagangan antara kedua negara.

Baru-baru ini, Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% pada barang-barang Kanada jika Ottawa mengejar hubungan perdagangan yang lebih dekat dengan China.

Di Venezuela, AS melakukan serangan militer pada awal Januari yang menangkap Presiden Nicolas Maduro dan membawanya ke New York untuk menghadapi dakwaan. Washington sejak itu menuntut "akses total" ke sektor minyak negara tersebut.

Berbicara selama rapat kabinet pekan lalu, Trump mengatakan pemerintahannya "bergaul dengan sangat baik" dengan kepemimpinan sementara Venezuela dan mengkonfirmasi bahwa perusahaan minyak besar AS sedang mencari proyek baru di negara tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved