Trump: Iran Sedang Negosiasi, Kita Lihat Apa AS Bisa Lakukan Sesuatu

Minggu, 01 Februari 2026 - 13:05 WIB
loading...
Trump: Iran Sedang Negosiasi,...
Presiden Donald Trump mengonfirmasi Iran sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa Iran sedang bernegosiasi dengan Amerika, bahkan ketika kepala militer republik Islam itu memperingatkan Washington agar tidak melancarkan serangan militer.

“(Iran) sedang berbicara dengan kita, dan kita akan lihat apakah kita bisa melakukan sesuatu, jika tidak, kita akan lihat apa yang terjadi... Kita memiliki armada besar yang menuju ke sana,” katanya kepada Fox News, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Citra Satelit China Ungkap Kehadiran Cepat Militer AS di Timur Tengah, tapi Iran Sulit Di-'Venezuela'-kan

“Mereka sedang bernegosiasi,” lanjut Trump. Dia menambahkan bahwa sekutu AS di kawasan Timur Tengah tidak diberitahu tentang rencana kemungkinan serangan AS karena alasan keamanan.

Trump telah mengancam akan campur tangan di Iran setelah penindakan brutal terhadap protes anti-pemerintah.

“Ya, kita tidak bisa memberi tahu mereka rencananya. Jika saya memberi tahu mereka rencananya, itu hampir sama buruknya dengan memberi tahu Anda rencananya—bahkan bisa lebih buruk,” katanya.

Washington telah mengerahkan Gugus Tempur Angkatan Laut yang dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln di lepas pantai Iran.

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani—yang mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin sehari sebelumnya—mengatakan bahwa kemajuan sedang dicapai menuju negosiasi.

“Bertentangan dengan gembar-gembor perang media yang dibuat-buat, pengaturan struktural untuk negosiasi sedang berjalan,” kata Larijani.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berusaha menyampaikan nada ganda, yaitu peringatan dan pengekangan, dengan mengatakan bahwa Teheran tidak mencari konflik dengan Amerika Serikat dan berpendapat bahwa perang tidak akan menguntungkan kedua belah pihak.

“Republik Islam Iran tidak pernah mencari, dan sama sekali tidak mencari, perang, dan sangat yakin bahwa perang tidak akan menguntungkan Iran, Amerika Serikat, maupun kawasan ini,” kata Pezeshkian.

Trump berulang kali mengatakan bahwa dia lebih menyukai hasil diplomatik tetapi telah memperingatkan bahwa serangan apa pun di masa depan terhadap Iran akan jauh lebih buruk daripada serangan sebelumnya.

Laporan media-media Barat mengutip sumber-sumber pemerintah AS yang mengatakan bahwa Trump sedang mempertimbangkan berbagai opsi, mulai dari serangan terhadap pasukan keamanan Iran dan situs nuklir hingga menargetkan para pejabat, dengan tujuan untuk menghidupkan kembali protes anti-pemerintah.

Teheran telah menggambarkan kerusuhan tersebut—yang dimulai karena keluhan ekonomi pada akhir Desember dan meningkat menjadi kerusuhan mematikan—sebagai pemberontakan yang didukung asing, dengan menuduh bahwa agen eksternal mempersenjatai para perusuh untuk memprovokasi tanggapan keras negara dan membenarkan intervensi Amerika.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved