Citra Satelit China Ungkap Kehadiran Cepat Militer AS di Timur Tengah, tapi Iran Sulit Di-'Venezuela’-kan

Minggu, 01 Februari 2026 - 09:31 WIB
loading...
Citra Satelit China...
Citra satelit China tunjukkan kehadiran pesawat KC-135 AS di Al-Udeid Air Base, Qatar, di tengah memanasnya ketegangan dengan Iran. Foto/Global Times
A A A
TEHERAN - Citra satelit China mengungkap kecepatan kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Meski demikian, para analis Beijing menilai Washington masih menghadapi keterbatasan besar untuk melancarkan operasi militer skala penuh, terlebih untuk meniru pendekatan “model Venezuela” dalam menekan Teheran.

Gugus Tempur Kapal Induk AS yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln sudah siaga di wilayah yang berada dalam jarak serang Iran. Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa setiap aksi militer lanjutan terhadap Iran akan jauh lebih buruk dibanding serangan AS ke fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu.

Baca Juga: Iran Ungkap Terowongan Rudal Bawah Laut, Ancaman Mengerikan bagi Kapal-kapal Perang AS

Namun, Iran tak gentar. Penasihat politik senior sekaligus perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Shamkhani, menegaskan: “Setiap aksi militer Amerika, dari sumber mana pun dan pada level apa pun, akan dianggap sebagai awal perang.” Dia menambahkan bahwa respons Iran akan segera, menyeluruh, dan belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk menyasar Tel Aviv dan para pendukung agresor.

Ketika kedua negara saling melontarkan retorika keras dan memamerkan kesiapan militer, citra satelit China yang diperoleh Global Times menunjukkan bahwa pasukan AS secara nyata meningkatkan aktivitas militernya di pangkalan-pangkalan yang mengelilingi Iran dalam beberapa pekan terakhir, dengan pengerahan yang mencakup kapabilitas ofensif dan defensif.

Citra satelit dari perusahaan penginderaan jauh China; MizarVision, menunjukkan bahwa pengerahan kekuatan AS di pangkalan-pangkalan garis depan dilakukan dengan cepat.

Di Al Udeid Air Base Qatar—pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah—, citra satelit pada 16 Januari hanya memperlihatkan sejumlah kecil pesawat tanker KC-135 dan pesawat angkut C-17. Hal serupa terlihat di Prince Sultan Air Base, Arab Saudi, pada 17 Januari, di mana hanya terdeteksi beberapa KC-135, C-17, serta pesawat tempur F-15 dan F-16.

Untuk kekuatan laut, citra satelit 12 Januari menunjukkan bahwa di Naval Support Activity Bahrain, AS hanya mengerahkan tiga kapal tempur pesisir dan dua kapal perusak kelas Arleigh Burke. Pada saat itu, kapal induk USS Abraham Lincoln masih beroperasi di Laut China Selatan.

Situasi mulai berubah dalam sepekan terakhir. Citra satelit terbaru dari MizarVision menunjukkan bahwa pada 25 Januari, jumlah pesawat tanker KC-135 di Al Udeid meningkat signifikan. Selain itu, terdeteksi pemasangan peralatan baru di sekitar pangkalan tersebut yang oleh analis teknis diduga kuat sebagai sistem pertahanan udara Patriot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved