Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera
Minggu, 01 Februari 2026 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
Balochistan, provinsi terbesar tetapi paling sedikit penduduknya di Pakistan, telah lama menjadi lokasi konflik intensitas rendah antara pemberontak separatis dan negara. Meskipun intensitas kekerasan telah berfluktuasi selama bertahun-tahun, serangan skala besar berkala dan operasi kontra-pemberontakan terus mengganggu kehidupan sehari-hari di beberapa bagian wilayah tersebut.
Tentara Pakistan dan Korps Perbatasan sering disalahkan karena melancarkan represi di luar hukum dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga sipil Baloch yang sering menyebabkan penghilangan paksa. Kelompok International Human Rights mengeklaim ribuan warga Baloch telah dibunuh atau diculik secara ilegal oleh Tentara Pakistan atau milisi mereka selama bertahun-tahun.
Dalam pernyataannya, BLA juga mengeklaim dukungan luas dari penduduk setempat selama operasi tersebut, menegaskan bahwa dukungan ini membantu komunikasi dan pergerakan para anggotanya. Klaim semacam itu sulit diverifikasi secara independen, dan para analis mencatat bahwa penduduk sipil di Balochistan telah secara luas mendukung BLA dengan makanan, air, dan tempat berlindung.
Hingga Jumat malam, informasi dari lapangan masih terbatas dan terfragmentasi, dengan komunikasi di beberapa daerah dilaporkan terganggu. Pihak berwenang diharapkan akan merilis detail resmi setelah menilai situasi. BLA mengindikasikan bahwa mereka akan mengeluarkan pembaruan lebih lanjut, menunjukkan bahwa laporan mereka didasarkan pada informasi awal dan angka-angka tersebut dapat berubah.
Situasi di Balochistan tetap tidak menentu, dengan kemungkinan peningkatan langkah-langkah keamanan setelah insiden yang dilaporkan.
Tentara Pakistan dan Korps Perbatasan sering disalahkan karena melancarkan represi di luar hukum dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga sipil Baloch yang sering menyebabkan penghilangan paksa. Kelompok International Human Rights mengeklaim ribuan warga Baloch telah dibunuh atau diculik secara ilegal oleh Tentara Pakistan atau milisi mereka selama bertahun-tahun.
Dalam pernyataannya, BLA juga mengeklaim dukungan luas dari penduduk setempat selama operasi tersebut, menegaskan bahwa dukungan ini membantu komunikasi dan pergerakan para anggotanya. Klaim semacam itu sulit diverifikasi secara independen, dan para analis mencatat bahwa penduduk sipil di Balochistan telah secara luas mendukung BLA dengan makanan, air, dan tempat berlindung.
Hingga Jumat malam, informasi dari lapangan masih terbatas dan terfragmentasi, dengan komunikasi di beberapa daerah dilaporkan terganggu. Pihak berwenang diharapkan akan merilis detail resmi setelah menilai situasi. BLA mengindikasikan bahwa mereka akan mengeluarkan pembaruan lebih lanjut, menunjukkan bahwa laporan mereka didasarkan pada informasi awal dan angka-angka tersebut dapat berubah.
Situasi di Balochistan tetap tidak menentu, dengan kemungkinan peningkatan langkah-langkah keamanan setelah insiden yang dilaporkan.
(mas)
Lihat Juga :