Pemberontak Baloch Mengamuk, Klaim Habisi 84 Orang Pasukan Pakistan, 18 Disandera

Minggu, 01 Februari 2026 - 12:36 WIB
loading...
A A A
Menurut BLA, yang dikutip NDTV, Minggu (1/2/2026), operasi mereka juga menyebabkan puluhan orang pasukan Pakistan terluka dan 18 lainnya disandera. Mereka lebih lanjut mengeklaim bahwa lebih dari 30 properti pemerintah, termasuk kantor, bank, dan penjara, disita atau dihancurkan, dan bahwa lebih dari 20 kendaraan dibakar. Pernyataan itu juga mengatakan bahwa BLA telah menguasai pos dan instalasi tertentu selama bentrokan sengit.

Tidak ada konfirmasi independen langsung atas klaim kelompok pemberontak tersebut.

Otoritas Pakistan, pada saat pernyataan BLA muncul, belum mengeluarkan tanggapan komprehensif yang memverifikasi skala insiden yang dijelaskan. Dalam kasus-kasus sebelumnya yang melibatkan klaim militan di Balochistan, angka korban resmi dan deskripsi peristiwa seringkali berbeda secara signifikan dari yang diberikan oleh kelompok-kelompok bersenjata.

Pernyataan BLA juga mengakui bahwa tujuh anggota mereka sendiri tewas selama operasi tersebut, termasuk anggota dari apa yang mereka sebut sebagai "Brigade Majeed" elite mereka. Kelompok tersebut menggambarkan kematian mereka sebagai bagian dari serangan terkoordinasi terhadap instalasi keamanan dan mengatakan bahwa tindakan mereka membantu mengamankan kendali sementara atas situs-situs yang jadi target.

Tentara Pembebasan Baloch adalah salah satu dari beberapa organisasi militan separatis yang beroperasi di Balochistan, sebuah provinsi yang telah mengalami pemberontakan selama beberapa dekade yang dipicu oleh keluhan atas otonomi politik, kontrol sumber daya, dan pembangunan. Kelompok ini sebelumnya telah mengeklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan keamanan Pakistan, infrastruktur, dan kepentingan asing, khususnya proyek-proyek yang terkait dengan Koridor Ekonomi China-Pakistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Berita Terkini
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved